Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak Pejabat BUMN

oleh -

BaskomNews.com – Tim Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang, berhasil meringkus dua terduga pelaku penculilan dan pembunuhan seorang anak pejabat BUMN Perum Peruri, Fathan Ardian Nurmiftah (19), yang jasadnya ditemukan di Cilamaya Kulon.

Kurang dari 2×24 jam pasca ditemukan sesosok jasad pria yang terlilit sarung dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat tali rapia dalam sebuah kantung plastik berwarna merah di daerah Kecamatan Cilamaya Kulon, jajaran Satreskrim Polres Karawang berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penculikan dan pembunuhan.

“Kedua pelaku berinisial J dan HA,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana, kepada BaskomNews.com, Jumat (15/01/2021).

Dijelaskan AKP Oliestha, kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Karawang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut terkait motif penculikan dan pembunuhan yang dilakukan keduanya terhadap korban yang merupakan warga Perumnas Peruri Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

“Untuk motif penculikan dan pembunuhannya sedang kami dalami. Nanti akan kami sampaikan juga kepada teman-teman media setelah penyelidikan dan penyidikan terhadap J dan HA selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra membenarkan jajarannya telah berhasil meringkus dua terduga pelaku pada hari Kamis (14/01/2021) sore.

“Iya benar sudah ketangkap, ada dua orang tadi jam 5 sore,” kata Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra.

Lanjut Kapolres, satu pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan sedangkan satu pelaku lainnya lagi ditangkap setelah sebelumnya kejar-kejaran hingga motor pelaku ditabrak oleh anggota Tim Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang karena berusaha melarikan diri.

“Saat ini pelaku dalam pemeriksaan intensif,” ujarnya.

Diungkapkan Kapolres, terkait lokasi pembunuhan korban awalnya berada di wilayah Kecamatan Purwasari.

“Tim inafis Polres Karawang kini tengah melakukan olah TKP di lokasi,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, sebuah kamar kontrakan yang berada di wilayah Kecamatan Purwasari, dipasangi garis polisi. Diduga, kamar kontrakan milik pelaku berinisial J itu, diduga menjadi lokasi penyekapan dan pembunuhan terhadap korban. (CR1)

Ket foto : Inilah sebuah rumah kontrakan pelaku J yang diduga digunakan untuk melakukan penyekapan terhadap korban.