banner 728x250

71 Karyawan PT SJA Positif Corona Tak Dilaporkan, Kadin Angkat Bicara

  • Bagikan

BaskomNews.com – Adanya kabar 71 karyawan PT Santos Jaya Abadi (SJA) yang terpapar Covid-19 dan tidak dilaporkan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, membuat Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang, Fadludin Damanhuri angkat bicara.

“Kadin Karawang menghimbau kepada semua perusahaan atau industri yang ada di Kabupaten Karawang agar bisa bekerjasama dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang,” tegas Ketua Kadin Karawang yang kerap disapa Fadel, kepada BaskomNew.com, saat ditemui di kantornya, Senin (11/01/2021) sore.

Karena menurutnya, dengan kerja sama antara pihak perusahaan dengan Satgas Covid-19 tersebut, bukan berarti tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang ingin memberikan ruang sempit kepada pihak perusahaan atau industri apabila terjadi ada karyawan perusahaannya yang terkonfirmasi Covid-19.

“Ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, apalagi semuanya juga mempunyai kewajiban untuk percepatan dan pemulihan ekonomi. Jadi tugas dari tim Satgas Covid-19 ini adalah bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi daerah,” ujarnya.

“Kami juga memberikan apresiasi besar terhadap perusahaan yang melakukan Test Swab secara mandiri,” timpalnya.

Jadi sebenarnya, lanjut Fadel, jika pihaknya berbicara terkait protokol kesehatan (Prokes), Kadin Karawang memastikan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang sudah melaksanakan prokes dengan baik dan benar.

“Terlebih PT Santos Jaya Abadi (SJA) ini, saya sudah pernah mengunjungi dan melihat prokes yang ada di PT SJA. Bahkan, bukan hanya Kadin Karawang saja yang pada saat itu melihat prokes yang ada di PT SJA, waktu beberapa bulan yang lalu juga pernah ada program rapid test mandiri yang dikunjungi juga oleh Ibu Menteri Tenaga Kerja RI, Ibu Ida Fauziah,” tuturnya.

Jadi, kalau prokes di PT SJA dengan system menerapkan prokes, pihaknya juga memberikan apresiasi yang sangat luar biasa. Namun ia juga menyayangkan atas adanya kejadian sebanyak 71 karyawan PT SJA terpapar Covid-19 yang tidak dilaporkan terhadap pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.

“Dari system monitoring karyawannya, dari system penanganannya, dan dari mulai tahapan hingga fasilitas terhadap karyawannya yang menyediakan segala bentuk prokes, itu sangat luar biasa,” katanya.

“Itu yang kami sesalkan ketika pihak perusahaan harus menyembunyikan karyawannya yang terpapar Covid-19. Kenapa hal itu dilakukan dan kenapa tidak langsung melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Karawang. Itu yang sangat kami sesalkan,” sesalnya.

Oleh karena itu, tambah Fadel, pihaknya berharap kepada seluruh perusahaan atau industri yang ada di Kabupaten Karawang saat ini, jangan mengulangi hal yang sama seperti kejadian yang ada di PT SJA tersebut.

“Kami menghimbau, tetap jalankan prokes semaksimal mungkin dan apabila terjadi ada yang terpapar Covid-19, segera melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Karawang. Begitu juga sebaliknya, Satgas Covid-19 juga, menanggapi setiap kejadian yang terpapar Covid-19 secara maksimal,” harapnya.

“Kami juga mengapresiasi kinerja dari tim Satgas Covid-19 Karawang, terutama dalam hal penanganan cluster industri,” pungkasnya. (CR1)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *