BM Kembali Pimpin Muaythai Karawang, Gerak Cepat Jelang Porda Jabar 2022

  • Bagikan

BaskomNews.com – Berdasarkan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Selasa (29/12/2020), Bambang Maryono (BM) akhirnya kembali dipercaya untuk memimpin Pengcab Muaythai Kabupaten Karawang periode 2020-2024.

Sekitar 11 perwakilan camp atau klub Muaythai Karawang akhirnya masih menunjuk Bambang Maryono sebagai Ketua Formatur.

Dengan mengambil tema Muskab “Reorganisasi dan Prestasi”, pengembangan Muaythai Karawang diharapkan terus dilakukan dalam rangka menuju Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) tahun 2022 mendatang.

Dalam sambutannya di awal pembukaan Muskab, Bambang Maryono sempat mempersilahkan kepada 11 perwakilan dari klub Muaythai Karawang untuk memilih ketua baru, agar ke depan Muaythai bisa menjadi salah satu cabor unggulan bagi KONI Karawang. BM juga mengungkapkan, meski baru seumur jagung, perkembangan Muaythai Karawang patut diapresiasi dengan sudah terbentuknya 11 klub Muaythai.

BM bersyukur, karena penyelenggaraan Muskab Pengcab Muaythai Karawang mendapatkan respon positif dari Pengprov Muaythai Jawa Barat. Kehadiran Pengprov di Muskab, tentu akan menjadi nilai tersendiri dalam rangka memberikan motivasi pengembangan Muaythai Karawang menjelang Porda Jabar 2022 dan Pelatda 2021.

“Alhamdulillah, Pengprov berikan respon positif dengan hadirnya beliau hari ini. Tentu saja ini menjadi penting. Apalagi perwakilan senior kita dari KONI Karawang juga ikut hadir di sini. Kita harus gerak cepat agar segera mendaptakan altet daftar di KONI sebagai perwakilan di Pelatda untuk mewakili babak kualifikasi. Setelah kepengurusan terbentuk, segera bergerak cepat,” tutur Bambang Maryono.

“Respon positif Jabar ini bukan suatu kemungkinan, jika Karawang akan menjadi tuan rumah di Porda tahun mendatang,” timpal BM.

Disela-sela penyelenggaraan Muskab, Wakil Ketua Umum KONI Karawang Bidang Prestasi, Nanan Taryana mengapresiasi perkembanhan Muaythai di Karawang. Meskipun terbilang baru, tetapi 11 camp Muaythai sudah terbentuk sebagai modal dasar untuk menyambut Porda Jabar.

“Artinya kepengurusan itu berjalan. Karena bagaimana kita akan mencari altet, kalau pengembangan tidak berjalan. Dari 11 camp ini akan diseleksi lagi untuk masuk Pengcab. Dari 11 ini diharapkan minimal ada 2 altlet yang bisa didaftarkan,” harapnya.

Disampaikan Nanan, KONI Karawang memiliki standarisasi sendiri untuk menyeleksi para atlet yang akan mengikuti Porda. Termasuk, KONI Karawang juga akan mencari pembanding dengan para atlet Muaythai di kabupaten/kota lain. “Hebat di Karawang belum tentu hebat di daerah lain. Makanya nanti kita akan cari pembanding dengan daerah lain,” katanya.

“Yang jelas dalam bela diri itu ada lima. Kekuatan fisik atau mental, kecepatan, tepat sasaran, ulet, serta kelima berani. Karena percuma meski kita memiliki kekuatan fisik dan mental, kalau tidak memiliki keberanian buat apa,” timpal Nanan yang bermaksud ingin menyampaikan pesannya kepada para atlet Muaythai Karawang.

Sementara, Ketua Harian Pengprov Muaythai Jabar, Nendi sempat menyampaikan, akibat pandemi covid-19, semua agenda yang sudah dijadwalkan Pengprov di 2020 batal digelar. Namun dalam rangka menghadapi Porda Jabar 2020, semua hal menuju prestasi di Porda tentu harus dipersiapkan, termasuk oleh Pengcab Muaythai Karawang. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *