550 Ibu Hamil Ikuti Scereening HIV AIDS

oleh -

BaskomNews.com – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan screening HIV AIDS terhadap 550 orang ibu hamil secara serentak di 50 puskesmas se-Kabupaten Karawang.

Dalam peringatan Hari AIDS di Kabupaten Karawang yang dilaksanakan di Ciampel, Selasa (1/12/2020) pagi, Sekda Karawang H. Acep Jamhuri menyatakan, Pemkab Karawang telah meresmikan 7 Layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) untuk mempermudah ODHA meminta pelayanan kesehatan.

“Ada 7 puskesmas yaitu Puskesmas Ciampel, Cikampek, Rengasdengklok, Pedes, Kutawaluya, Lemahabang dan Cilamaya,” ungkap Sekda.

Pendirian PDP di Puskesmas, kata Sekda, untuk mengantisipasi lost follow up bagi ODHA, sehingga diharapkan tidak ada lagi ODHA yang lost follow up.

“Terima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang sudah memfasilitasi untuk aktivasi layanan PDP di 7 Puskesmas Kabupaten Karawang,” kata Sekda.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini Kabupaten Karawang dengan jumlah penduduk kurang lebih 2.353.915 terdiri atas 30 kecamatan, 12 kelurahan dan 297 desa baru memiliki 1 RSUD yang melayani Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) terhadap pasien pengidap HIV AIDS dan ada 50 puskesmas, serta 1 lapas yang sebagai tempat pelayanan tes HIV.

“Sedangkan jumlah sasaran yang berisiko dan harus melakukan tes HIV di tahun ini ada sebanyak 51.488 orang dengan sasaran terbanyak adalah ibu hamil, yaitu sebanyak 45.032 orang. Namun capaian screening atau test HIV pada populasi sasaran tersebut baru mencapai 35,5 % sampai bulan Oktober 2020,” jelasnya.

Ia memaparkan, Data kasus HIV AIDS baru di Kabupaten Karawang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, dimana sampai saat ini sudah ditemukan sebanyak 1.593 kasus HIV AIDS, 234 kasus di 2018 menjadi 253 kasus di 2019 dan sampai Oktober tahun ini terdapat 257 kasus.

“Sedangkan jumlah ODHA yang sedang pengobatan sebanyak 735 orang, yang lost follow up 204 orang. Banyaknya ODHA yang lost kebanyakan disebabkan oleh situasi pandemi dan jarak yang cukup jauh untuk berobat ke RUSD Karawang,” tutupnya. (rls)