Yesi-Adly Ingin Bangun Silicon Valley Karawang seperti di Amerika Serikat

oleh -
Yesi-Adly.

BaskomNews.com – Saat ditanya bagaimana caranya meningkatkan perekonomian daerah di era digital dalam sesi tanya jawab di debat kandidat Pilkada Karawang 2020, Paslon Nomor 1 Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz menjabarkan misi pencalonannya melalui program ‘Karawang Digital Valley’.

Bagaimana cara meningkatkan perekonomian daerah?, Cawabup Adly Fairuz menjelaskan, jika ke depan Karawang harus memiliki Karawang Digital Valley seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Yaitu sebuah tempat berkumpulnya perusahaan IT & unicorn.

“Di Karawang kita akan membuat Karawang Digital Valley, ini adalah tempat dimana para UMKM dan startup akan dikembangkan, di up grade, dinaikkelaskan,” kata Adly Fairuz.

Dijelaskan Adly, para pelaku juga bukan hanya akan diberikan pelatihan. Tetapi juga akses pendanaan melalui Karawang Digital Vallery. “Kita juga akan memberikan bantuan Brand Equity, website maupun Mobile Ap, dan itu gratis,” kata Adly.

“Kita juga akan membentuk tim IT, tim digital marketing. Semua bentuk konkretnya nanti kami akan membuat tumbuh usaha di Kabupaten Karawang. Dan yang pastinya akan mengurangi pengangguran di Kabupaten Karawang,” timpal Adly.

Sejauh ini, sambung Adly, mindset lulusan sekolah di Kabupaten Karawang adalah menjadi pekerja pabrik/industri. “Untuk penambahan sedikit, jikalau nanti kami terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang, kami insya Allah akan menambahkan kurikulum program terhadap sekolah tentang bagaimana menjadi wirausaha,” katanya.

Sehingga ke depan, sambung Adly, mindset lulus sekolah bukan hanya masuk pabrik/industri. Tetapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menjadi enterpreneur. “Bayangkan jika satu enterpreneur mempunya 20 lapangan pekerjaan, maka insya Allah dalam satu tahun bisa menciptakan seribu atau sepuluh ribu lapangan pekerjaan,” paparnya.

Menanggapi pemaparan Adly Fairuz tersebut, Cabup Nomor 3, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengomentari, bahwa apa yang disampaikan Adly Fairuz tersebut keren, yaitu melahirkan enterpreneur baru. Karena menurut Jimmy, hal tersebut menjadi harapan Jimmy-Yusni juga.

Persoalannya, sambung Kang Jimmy, semua penggiat ekonomi kreatif Karawang selama ini mentok di level permodalan. “Nah, bagaimana cara stratak (strategi dan taktik) anda ketika nanti takdir Tuhan mempercayakan kepada kalian berdua untuk menyelesaikan persoalan modal tersebut. Sementara hari ini di 309 desa dan kelurahan, praktek jual beli duit itu (rentenir) sudah terjadi dimana-mana. Strategi jitunya seperti apa untuk menyelesaikan modal,” tanya Kang Jimmy.

Untuk menjawabnya, Adli Fairuz mengaku sangat simpel atau sederhana. Oleh karenanya, Karawang membutuhkan pemimpin milenial seperti Yesi-Adly. “Jawabannya cuma tiga. Pertama, kita akan menarik pihak investor atau pihak ketiga, kedua ada finansial technology, ketiga ada crowdfunding (sebuah metode untuk meningkatkan modal melalui usaha kolektif yang berasal dari teman, keluarga, pelanggan, serta investor),” jawab Adly.

“Mudah-mudahan dengan tiga hal tersebut yang kita bawa tadi, jadi jangan masalah sulit ditambah sulit, yang bukan masalah malah menjadi masalah,” tandasnya. (red)