Klaim Dukungan, Pimpinan Ponpes Cipasung Tersinggung dengan Deklarasi Cellica-Aep

oleh -

BaskomNews.com – Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, KH. A. Bunyamin Ruhiat M.Si dikabarkan merasa kecewa dan tersinggung dengan rencana kegiatan deklarasi Paslon Pilkada Karawang, Cellica-Aep yang mencantumkan klaim dukungan atas nama Pimpinan Pondok Pesantren dan Alumni Cipasung.

Informasi ini disampaikan oleh Dr. KH. Dendi Yuda M.Pd (menantu KH. A. Bunyamjn Ruhiat) kepada Ketua Umum MPP KAC (Majlis Pengurus Pusat Keluarga Alumni Cipasung), KH. Ahmad Ruhyat Hasbi.

“Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya KH. A . Bunyamin Ruhiat M.Si merasa kecewa dan tersinggung dengan perlakuan beberapa orang yang mengatasnamakan Alumni Cipasung dalam rencana acara deklarasi dukungan untuk Cellica-Aep, tanpa konfirmasi kepada pihak pesantren. Hal tersebut disampaikan oleh menantu beliau Dr. KH. Dendi Yuda M.Pd kepada saya,” tutur KH. Ahmad Ruhyat Hasbi, Selasa (24/11/2020).

Dijelaskan KH. Ahmad Ruhyat Hasbi, seperti yang diketahui bahwa Kyai Abun (sapaan akrab KH. A. Bunyamin Ruhiat) telah menyampaikan intruksi resmi secara tertulis dan video kepada seluruh Alumni Cipasung yang berasal dari Karawang untuk mendukung pencalonan H. Ahmad  Zamakhsyari (Kang Jimmy) di Pilkada Karawang 9 Desember mendatang.

Kyai Abun juga berharap agar para Alumni Cipasung mengedepankan adab dalam segala hal yang melibatkan nama besar Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya.

“Wajar kalau beliau merasa tersinggung dan kecewa. Nama besar Ponpes Cipasung tiba-tiba diklaim sebagai dukungan kegiatan deklarasi Cellica-Aep tanpa konfirmasi apapun,” katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan undangan yang sudah tersebar luas, rencananya Paslon Cellica-Aep akan menggelar kegiatan deklarasi pada Minggu (29/11/2020). Kegiatan deklarasi yang akan digelar di Auditorium Rumah Makan Indo Alam Sari di Jalan Interchange Karawang Barat ini mencatut klaim dukungan ulama, habaib, Pimpinan Pondok Pesantren serta Alumni Cipasung Tasikmalaya. (red)

Foto : momentum kebersamaan KH. Ahmad Ruhyat Hasbi (kiri) dan KH. A. Bunyamin Ruhiat M.Si (kanan)