6 Bulan Tak Ada Kepastian Penyelidikan, Keluarga Almarhum Tias Datangi Polres Karawang

oleh -
Keluarga almarhum Tias didampingi kuasa hukum Aneng Winengsih SH, MH, saat mendatangi Polres Karawang.

BaskomNews.com – Sudah 6 bulan berlalu, misteri kematian Tias (25) seorang perempuan muda yang tewas terjatuh di lantai 12 Apartemen Oyo Sentraland Karawang belum juga dapat diungkap penyelidik Polres Karawang.

Jumat (20/11/2020), pihak keluarga yang didampingi kuasa hukum Aneng Winengsih SH, MH kembali mendatangi Polres Karawang, guna meminta keterangan mengenai perkembangan perkara kasus almarhum Tias. Pasalnya, sampai hari ini pihak keluarga belum mendapatkan keterangan secara pasti dari pihak kepolisian mengenai penyelidikan kasusnya.

“Hari ini saya sebagai kuasa hukum bersama keluarga Almarhum Tias ingin tahu perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya Tias. Karena sampai saat ini lebih kurang sudah berjalan 6 bulan belum ada titik terang” tutur Aneng, kepada sejumlah awak media.

Menurut pengacara kondang asal Subang ini, kabar meninggalnya almarhum Tias yang beredar di pemberitaan karena bunuh diri meloncat dari lantai 12  Apartemen OYO Sentraland Karawang. Namun pihak keluarga menduga ada kejanggalan yang tentunya harus bisa diusust motif dibalik kematian almarhum.

“Kami menduga ada kejanggalan yang tentunya harus dibongkar oleh penegak hukum soal meninggalnya Tias, apakah murni bunuh diri atau sebaliknya,” tanya Aneng.

Dijelaskannya, kini pihak keluarga kembali medesak Polres Karawang untuk mengusut tuntas atas meninggalnya almarhum Tias. Karena sampai saat ini penyelidikan kasusnya belum juga ada titik terang.

“Kami dari pihak keluarga meminta kepada Polres Karawang segera mengusut tuntas soal meninggalnya Tias yang sampai saat ini belum ada titik terang,” tandas Aneng.

Untuk mengingatkan kembali, kasus meninggalnya almarhum Tias ini sempat disebut-sebut ada kaitannya dengan kasus perselingkuhan. Pada Selasa (12/5/2020), saat itu Tias diketahui sedang berada dalam kamar lantai 12 Apartemen Oyo Sentraland Karawang.

Tiba-tiba saja ada yang menggedor-gedor pintu kamar sambil berteriak memanggil nama Tedi yang diketahui merupakan suami dari Dinda. Sontak, saat itu Almarhum Tias yang dikabarkan sedang berdua di dalam kamar menjadi panik, serta langsung keluar dari kamar hotel menuju balcon yang berada di belakang kamar.

Korban yang kalap kabarnya langsung melompat dari ketinggian lantai 12 Apartemen OYO Sentraland Karawang dan jatuh tepat di halaman belakang apartemen. Mendengar ada peristiwa tersebut, Security Oyo Sentraland langsung mendatangi TKP dan langsung menolong korban yang dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, kaki dan lengan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Terhadap alarhum sempat dilakukan pertolongan, petugas langsung membawa korban ke RSUD Karawang. Namun nahas, nyawa korban tak dapat diselamatkan akibat pendarahan di bagian kepala yang terus keluar dan korban meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 06.50 WIB. (red)