Laskar NKRI Ingatkan Bawaslu Karawang di Pilkada 2020

oleh -
Mahar Kurnia.

BaskomNews.com – Perhelatan Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020 tinggal menghitung hari. Penyelenggara pemilu diminta tunduk dan patuh pada Undang-undang. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi SDM DPP LSM Laskar NKRI, Mahar Kurnia, kepada wartawan dikantornya, usai giat pembinaan kader, dengan tema pemilu damai dn berkualitas.

Mahar yang juga dosen ekonomi syariah di salah satu perguruan tinggi swasta ini juga mengingatkan Bawaslu, agar transparan dalam penggunaan anggaran. “Itu uang rakyat, jangn main-main dengan uang negara. Angkanya fantastis, belanja langsung dan tidak langsung harus dipublish ke masyarakat,” tutur Mahar Kurnia.

Mahar juga mengingatkan pentingnya pengawasan soal netralitas ASN dan kepala desa dalam Pilkada nanti. “Kami sudah membentuk tim khusus, dan sudah banyak pengaduan ke kami, termasuk ada beberapa camat dan kepala dinas di balik suksesi salah satu calon,” katanya.

“Kita sedang mengumpulkan buktinya, jika ada unsur pidana dan pelanggaran pemilu, kita sudah berkoordinasi dengan Kemendagri, Gubernur sampai ke institusi lainnya. Tinggal menunggu waktu, kami akan beraudiensi dengan Bawaslu selalu pengawas pemil. D idalam tema rapat tadi, kami pun mengingatkan kader, agar jangan melupakan tugas fungsi kontrol,” timpalnya.

Disinggung soal lembaganya yang mendukung salah satu calon, Mahar menjawab dengan santai. “Itu perintah ketua umum, dan kami dengan grass root akar rumput tentu fatsun terhadap peritah ketua umum, dengan tetap menjaga profesfonalisme sebagai lembaga sosial kontrol. Soal aturan kami pun ikut memberikan masukan-masukan positif, agar pemilukada tahun 2020 berkualitas,” katanya.

Dengan Pilkada yang berkualitas, sambung Mahar, ia berharap Karawang ke depan memiliki pemimpin baru yang lebih mensejahterakan masyarakat, dan kondusifitas sebagai landasan yang harus dijaga oleh semua pihak.

“Karena demokrasi merupakan hal penting dalam keberlangsungan negara, dan kami dari LSM Laskar NKRI berkewajiban menjaga marwah proses demokrasi tersebut,” pungkas Mahar. (red)