Warga dan Kiyai NU akan Jadi Penentu Kemenangan Jimmy-Yusni

oleh -

BasoomNews.com – Warga dan Kiyai Nahdatul Ulama (NU) akan menjadi penentu kemenangan Paslon Nomor 3 H. Ahmad ‘Jimmy’ Zamakhsyari-Yusni Rinzani di Pilkada Karawang 2020.

Bagaimana tidak, mayoritas warga Karawang yang merupakan kaum Nahdiyin diprediksi akan menjadi dominasi pemilih yang dapat menentukan siapa pemenang Pilkada Karawang 9 Desember 2020. Demikian diungkapkan Ketua Relawan Santri, KH. Anwar Hilmi Lc, kepada BaskomNews.com, Kamis (5/11/2020).

Disampaikan Kang Jiwar (sapaan akrab), ia berharap Karawang ke depan bisa dipimpin oleh seorang santri tulen seperti H. Ahmad ‘Jimmy’ Zamakhsyari, agar bangunan pendidikan agama di Karawang untuk mencetak generasi penerus yang agamis dan berakhlaqul’karimah semakin maju.

Menurutnya, mayoritas masyarakat Karawang yang merupakan warga Nahdiyin sedang merindukan sosok pemimpin (Bupati) yang lahir dari kalangan rahim santri. Dan satu-satunya calon pemimpin Karawang di Pilkada 2020 yang merupakan santri tulen hanya H. Ahmad ‘Jimmy’ Zamakhsyari atau Kang Jimmy.

“Jimmy-Yusni akan menjadi pemenang Pilkada 2020, semuanya tergantung warga dan kiyai NU. Dan saya termasuk salah seorang yang meyakini jika warga dan kiyai NU Karawang pasti akan mencobolos Jimmy-Yusni di 9 Desember nanti,” tutur Kang Jiwar.

Kenapa warga dan kiyai NU harus mencoblos Jimmy-Yusni, Kang Jiwar mengungkapkan alasan yang sangat sederhana. Pertama, Kang Jimmy lahir dari rahim keluarga besar pendiri NU di Karawang, yaitu Almarhum KH. Hasan Bisri Syafei yang selama kurang lebih 30 tahun mengabdikan hidupnya untuk membesarkan organisasi NU di Karawang. Kemudian Kang Jimmy dilahirkan di lingkungan pondok pesantren ayahandanya, hingga dibesarkan di lingkungan pendidikan santri seperti Pondok Pesantren Attarbiyah Telagasari, Ponpes Cipasung Tasikmalaya, sampai Ponpes Sunanul’huda Sukabumi.

“Makanya karakter kepemimpinan Kang Jimmy juga sangat sederhana. Gampang diamprokan ku saha wae (gampang ditemui siapapun), terus gaya komunikasi dengan siapapun nyambung. Bukan hanya dengan kalangan muslim di Karawang. Tetapi juga dengan kalangan non muslim sekalipun yang selalu menjaga hubungan baik. Karena itulah karakter santri NU dari dulu,” kata Kang Jiwar.

Alasan kedua, sambung Kang Jiwar, sosok Kang Jimmy juga merupakan calon bupati yang sudah berpengalaman dalam pemerintahan, baik di eksekutif maupun legislatif. Pengalamannya 10 tahun menjadi Anggota DPRD Karawang dan 5 tahun menjadi Wakil Bupati Karawang akan cukup untuk memahami manajerial APBD Karawang, agar ke depan 4,6 triliun APBD Karawang lebih pro rakyat lagi.

“Asli santri NU, berpengalaman di bidang legislatif dan eksekutif. Saya kira ini akan menjadi alasan kuat kenapa nanti warga dan kiyai NU akan mencoblos Jimmy-Yusni di 9 desember nanti,” paparnya.

Alasan ketiga, Kang Jimmy juga merupakan sosok pemimpin yang masih muda, cerdas dan memahami berbagai persoalan pembangunan di Karawang selama ini. Terlebih, Kang Jimmy juga merupakan sosok pemimpin yang santun dan dekat dengan para ulama, habaib, kiyai hingga ustadz di kampung.

“Beliau memiliki karakter kepemimpinan khas yang jarang dimiliki politisi Karawang lainnya. Tegas terhadap pejabat yang gak bener, lembut terhadap rakyat kecil. Santun terhadap para habaib, kiyai, ulama dan ustadz, serta hormat kepada siapapun orang yang lebih berumur darinya,” timpal Kang Jiwar.

Disinggung Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang yang tidak boleh berpolitik praktis, Kang Jiwar menjelaskan, sampai detik ini kepemimpinan PCNU Karawang yang diketuai oleh KH. Ahmad Ruhyat Hasbi masih ‘mengharamkan’ kepada para pengurus struktural NU untuk tidak membawa bendera NU demi kepentingan politik Pilkada. Namun secara kultural sebagai warga Nahdiyin, setiap kader atau bahkan pengurus NU sekalipun diperbolehkan untuk menggunakan hak politiknya.

“Alasan kenapa warga dan kiyai NU akan mencoblos Jimmy-Yusni sudah sangat jelas. Karena kita menginginkan sosok pemimpin Karawang ke depan dari kalangan santri yang sudah berpengalaman di pemerintahan. Inilah alasan kenapa mayoritas warga dan kiyai NU akan memilih Kang Jimmy,” pungkas Kang Jiwar, yang masih merupakan Wakil Ketua Tanfidiyah PCNU Karawang. (red)