Askun Mencium Gelagat Kinerja Bawaslu Memihak ke Paslon Cellica-Aep

oleh -
Asep Agustian SH, MH.

BaskomNews.com – Praktisi hukum Asep Agustian SH, MH mencium adanya gelagat kinerja Bawaslu Karawang yang diduga memihak kepada salah satu pasangan calon Pilkada Karawang 2020, yaitu Paslon Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh.

Pengacara kondang Karawang ini menuturkan, dari ketiga paslon Pilkada Karawang, mayoritas yang sering melakukan pelanggaran kampanye adalah Paslon Cellica-Aep. Yaitu dari mulai bagi-bagi kaos di kegiatan senam Aparatur Negeri Sipil (ASN), disinyalir mengarahkan Kades di Kecamatan Lemahabang untuk ikut rombongan Cellica-Aep saat daftar ke KPU, melanggar protokol kesehatan karena mengerahkan masa saat daftar ke KPU, memasang logo parpol non parlemen di APK (Alat Peraga Kampanye), hingga memasang APK di tempat-tempat yang dilarang KPU (jalan protokol).

Kemudian sambung Askun (sapaan akrab), pelanggaran lainnya disinyalir melibatkan ASN khususnya para kepala dinas untuk ikut mengkampanyekan Cellica-Aep. Hingga akhirnya viral video salah satu kepala dinas yang melakukan kampanye Cellica-Aep saat menggelar pengajian di rumahnya.

Namun sayangnya, masih dikatakan Askun, dari semua pelanggaran Pilkada tersebut tidak ada satu pun yang mendapatkan sanksi tegas dan berat. Yaitu dimana Bawaslu hanya sekedar memanggil beberapa pihak, selanjutnyan hanya sekedar memberikan sanksi ringan.

“Kalau seperti ini terlihat seperti ada keberpihakan kepada salah satu paslon dong. Kinerja Bawaslu sekarang beda dengan kinerja Bawaslu di Pilkada 2015. Mereka gak ada kapok-kapoknya bermain mata. Padahal di Pileg 2019 kinerja mereka sudah jelas-jelas mengecewakan. Masa pelanggaran yang terlihat kasat mata saja tidak ada sanksi tegas,” tutur Askun, kepada BaskomNews.com.

Ditambahkan Askun, ironisnya beberapa unsur yang masih terkait dengan Desk Pilkada juga tidak menunjukan kinerja yang baik. Salah satu contoh adalah Satpol PP Karawang yang ‘tidak berani’ menertibkan APK yang jelas-jelas melanggar.

“Sekarang gimana ceritanya coba, Bawaslu jelas-jelas mengaku sudah mengirim surat ke Satpol PP untuk dilakukan penertiban APK. Tapi sampai sekarang Satpol PP gak ada gerak-geraknya. Kenapa, takut sama dunungan (Cellica, red),” sindir Askun.

Ditambahkan Askun, dari awal semua pihak menginginkan Pilkada Karawang 2020 berjalan dengan aman, nyaman dan tanpa ekses. Bahkan tagline ‘Pilkada Damai’ sudah disetujui oleh semua pasangan calon dalam bentuk penandatanganan pakta integritas. Namun persoalannya banyak pelanggaran Pilkada yang tak kunjung mendapatkan sanksi tegas.

“Ngomong mulu Pilkada damai. Tapi pelanggaran-pelanggaran Pilkada tidak pernah diberikan sanksi tegas. Yakin Pilkada Karawang bisa damai, kalau kinerja penyelenggaranya sendiri seperti ini,” timpal Askun.

Ditegaskan Askun, ia mengaku tidak akan henti-hentinya untuk menyoroti kinerja Bawaslu. Karena belajar dari pengalaman Pileg 2019, kinerja Bawaslu Karawang memang tidak bisa dipercaya dan sangat mengecewakan.

“Jauh sekali kinerja Bawaslu sekarang dengan Bawaslu 2015, bagaikan bumi dengan langit. Putusan kemarin itu (kasus komisioner Bawaslu di Pileg 2019), seharusnya jadi cermin buat Bawaslu. Melanggar sekali lagi, maka jeruji menantimu,” tutup Askun. (red)