Banyak Warga Tak Hafal Pancasila dan Lagu Indonesia Raya saat Dihukum Operasi Yustisi

oleh -

BaskomNews.com  – Jajaran Polsek Cikampek terus gencar melakukan Operasi Yustisi 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Cikampek. Namun sangat disayangkan, warga yang terjaring Ops Yustisi 2020 oleh petugas karena tidak mengenakan masker, tidak sedikit yang dapat menghafal Pancasila maupun lagu kebangsaan Indonesia Raya saat mendapatkan hukuman dari petugas.

Dalam kegiatan ops tesebut, terjaring belasan pemuda maupun lansia yang tidak menggunakan masker dan mendapatkan sanksi. Saat di berikan sanksi mengucapkan Pancasila ternyata banyak dari mereka yang ternyata tidak hafal butir per butir sila dari pancasila maupun lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga akhirnya memilih sanksi push-up.

“Butir-butir pancasila tidak hafal di luar kepala, bagaimana mereka bisa merasa memiliki bangsa ini?. Hal ini mungkin terdengar sepele, namun dampaknya akan besar. Oleh sebab itu sanksi saat Ops Yustisi ini dapat kita pertegas terkait sanksi bagi yang tidak hafal pancasila atau lagu kebangsaan Indonesia Raya,” ungkap Kapolsek Cikampek, AKP Endar Supriyatna kepada BaskomNews.com disela-sela Ops Yustisi yang dipimpinnya itu, Rabu (14/10/2020) pagi.

Ops Yustisi yang digelar di depan Mapolsek Cikampek tepatnya di Jalan Ir. H. Djuanda Cikampek, puluhan warga, baik pengendara atau warga lainnya terpantau kedapatan tidak mengenakan masker.

“Polisi melakukan tindakan humanis kepada mereka yang melenggar. Dari mulai menyanyikan Indonesia raya, menghafal Pancasila, push-up hingga scout jump,” terangnya.

Oleh sebab itu, AKP Endar yang memimpin gelar ops yustisi tersebut merasa jiwa nasionalisme pemuda kini mulai luntur, terlihat dari tidak hafalnya tiap butir pancasila dan lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut. Dirinya bertekad akan lebih tegas dengan sanksi di lain waktu, mengingat pentingnya jiwa nasionalisme itu sendiri yang mulai luntur.

Dalam Ops Yustisi itu juga, Kapolsek Cikampek didampingi jajarannya Kanit Reskrim Polsek Cikampek Iptu Rigel, Kanit Intelkam Polsek Cikampek Ipti Asep Nugraha dan Kanit Patroli Polsek Cikampek Ipda Cahya Hardiansyah.

Kapolsek menyatakan Ops Yustisi akan terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Cikampek.

“Kami laksanakan operasi ini, untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. Apabila masyarakat yang masuk atau keluar wilayah Cikampek dan sekitarnya tidak memakai masker, kami tindak dengan sanksi humanis atau sosial,” pungkasnya. (CR1)