Blusukan di Pasar Johar, Jimmy Berbicara Potensi Beras Karawang Bisa Masuk Industri dan Toko Modern

oleh -

BaskomNews.com – Rabu (30/9/2020) pagi, Calon Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari melakukan blusukan di Pasar Beras Johar Karawang. Cabup yang lebih akrab disapa Kang Jimmy ini berdialog dan menyerap aspirasi para pedagang beras soal market beras Karawang ke depan.

Di hadapan para pedagang beras, Jimmy berbicara keinginan dan cita-citanya untuk membuat hak paten beras lokal Karawang. Kemudian, Jimmy juga mengungkapkan potensi besar market beras Karawang yang bisa dijual di Alfamart, Indomaret, serta pasar modern lainnya.

“Jika mau sebenarnya beras Karawang juga bisa masuk dijual ke industri. Makanya, saya minta doa dan dukungannya supaya ke depan bisa melakukan rencana ini semua,” tutur Kang Jimmy, saat berdialog dengan pedagang beras Pasar Johar.

Disampaikan Jimmy, agar market beras Karawang lebih meluas, maka tidak cukup hanya sekedar berbicara kualitas produksi beras yang dihasilkan. Melainkan lebih kepada bentuk kemasan dan daya dukung market yang harus mendapatkan dukungan langsung dari pemerintah daerah.

“Kan keren kalau nanti beras kita bisa dijual di Alfamart sama industri ya. Saya yakin sekali ini bisa dilakukan, jika insya Allah nanti diberikan kebijakan penuh untuk mengatur duit Karawang,” timpal Kang Jimmy.

Di kesempatan yang sama, salah seorang pengusaha beras, Mahar menyampaikan harapannya, agar ke depan BUMD Karawang bisa lebih men-support market beras.

“Jika pemda ada keinginan, kan sebenarnya bisa bantu market lewat BUMD. Buka keran-keran market-nya lewat BUMD dengan kerja sama dinas terkait seperti Disperindag atau Disnaker,” katanya.

Mahar juga mengungkapkan persoalan kemacetan lalu lintas Pasar Johar akibat truk-truk pengangkut beras. Padahal menurutnya, kemacetan tersebut bukan terjadi oleh aktivitas pengusaha beras Pasar Johar. Melainkan oleh truk-truk pengangkut beras di luar Pasar Johar.

“Selama ini kan kemacetan di samping itu selalu ditudingkan ke pedagang beras Pasar Johar. Padahal truk-truk itu bukan di dalam wilayah Pasar Johar. Itu kan truk-truk beras di jajaran pertokoan samping, bukan termasuk di Pasar Johar,” tandasnya. (red)