Kesra Tak Berani Copot Spanduk Kampanye Cellica di Mancing HUT Karawang yang Dibiayai APBD

oleh -

BaskomNews.com – Dengan alasan ‘bukan merupakan kewenangannya’, Kabag Kesra Pemkab Karawang terkesan tidak memiliki keberanian untuk mencopot spanduk kampanye Pilkada Cellica Nurrachadiana di kegiatan mancing gratis HUT Karawang ke 387 tahun, di Danau Bintang Alam Kecamatan Telukjambe Timur.

Saat dikonfirmasi BaskomNews.com, Kabag Kesra, Matin Abdul Rajak menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT Karawang ke 387 tahun yang dibiayai APBD diantatanya kegiatan 10 Muharam santunan anak yatim, Karawang Mengaji di Masjid Agung dengan penceramah Pandawa Lima, tawasul budaya, apel besar dan paripurna istimewa, hingga kegiatan mancing massal untuk warga.

Meskipun Matin belum bisa menyebutkan berapa anggaran keseluruhan untuk kegiatan HUT Karawang dengan alasan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bendahara Pembantu Pengeluaran (BPP), namun Matin memastikan jika spanduk Cellica Nurrachadiana di kegiatan mancing di Danau Bintang Alam tersebut tidak ada kaitannya dengan panitia HUT Karawang.

“Gambar atau spanduk calon bupati tidak ada kaitannya dengan panitia mancing. Insya Allah, panitia tidak terkait dengan spanduk itu, karena harus nertal,” tutur Matin Abdul Rajak, kepada BaskomNews.com, Minggu (20/9/2020).

Apakah diperbolehkan memasang spanduk calon bupati di lokasi mancing?, menjawan pertanyaan ini Matin ‘seharusnya’ memang tidak boleh. Namun ia beralasan sulit mengontrol kondisi kegiatan mancing per lokasinya.

“Seharusnya (tidak boleh), tapi sulit mengontrol per lokasi, karena di satu titik saja belakang Kodim kewalahan. Soal baliho seandanya tidak boleh kan ada Panwas Kecamatan. Kami tidak mengetahui kondisi semua lokasi,” kilah Matin.

Kenapa panitia HUT Karawang tidak mencopot spanduk kampanye Cellica tersebut?, menjawab pertanyaan ini, Matin beralasan jika pihaknya tidak memiliki kewenangan mencopot spanduk tersebut. “Kan tidak tahu, karena tidak keliling, yang copot mencopot mah bukan tugas Kesra,” katanya.

Ditambahkan Matin, kegiatan mancing gratis sudah berlangsung lama, tidak hanya digelar di HUT Karawang tahun 2020 ini saja. Namun persoalannya, kegiatan mancing gratis tahun ini berbarengan dengan momen Pilkada.

“Iya, tapi tahun ini pas dengan pilkada. Tujuannya sama, mengajak mayarakat untuk bergembira, mengurangi kepenatan dan refresing serta silaturahmi. Terlalu naif bila semua kegiatan dikaitkan dengan ajang politik. Perlu diketahui Bupati dan Wakil Bupati tidak menghadiri acara tersebut, patut diapresiasi,” katanya.

Sekali lagi, boleh gak ada spanduk kampanye pilkada di kegiatan mancing?. Kembali menjawab pertanyaan penegasan dari BaskomNews.com ini, Matin kembali menjelaskan jika sebenarnya tidak boleh. Namun lagi-lagi ia mengaku tidak bisa mencopot spanduk kampanye Cellica Nurrachadiana, karena alasan bukan kewenangannya.

“Idealnya seperti itu (tidak boleh ada spanduk), tapi boleh jadi jauh-jauh hari sudah ada (maksudnya sudah ada spanduk kampanye Cellica di lokasi pemancingan sebelum kegiatan mancing digelar). Yang kedua Kesra tidak punya kewenangan copot mencopot, karena ada yang berwenang untuk itu,” tandasnya. (red)