Kekayaan Cellica Turun Rp 17 Miliar, Kekayaan Jimmy Naik Rp 11,3 Miliar

oleh -
Cellica-Jimmy

BaskomNews.com – Para Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang dipersyaratkan menyerahkan tanda terima bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mereka terima dari KPK ke KPU. KPU Karawang menyatakan seluruh Bapaslon telah menyerahkan bukti tanda terima LHKPN.

“Seluruhnya sudah menyerahkan tanda terima LHKPN,” kata Ketua KPU Karawang, Miftah Farid kepada BaskomNews.com, Jum’at (18/09/2020).

Namun sejauh ini, KPK belum menampilkan data kekayaan bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang yang bisa diakses publik. Dari enam peserta (tiga bapaslon), saat ini baru tiga orang yang laporan kekayaannya bisa diakses di halaman elhkpn.kpk.go.id. Itupun LHKPN tahun 2019 ke bawah. Ketiganya adalah Cellica Nurrachadana, Ahmad Zamaksyari dan Yusni Rinzani (berstatus pejabat negara sebelum daftar Balonbup-BalonWabup Karawang 2020).

Bakal Calon Bupati Cellica Nurrachadiana dengan status jabatan LHKPN Bupati Karawang. Bakal Calon Bupati, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari dengan status status jabatan LHKPN Wakil Bupati Karawang. Dan Bakal Calon Wakil Bupati pendamping Jimmy, Yusni Rinzani dengan status jabatan LHKPN Anggota DPRD Karawang.

Cellica dalam LHKPN dia tahun 2019 dilaporkan hasil kekayaan totalnya sebanyak Rp 20 miliar atau Rp 20.906.749.511. Rinciannya, harta tanah dan bangunan Rp 12.850.000.000. Lalu harta alat transportasi dan mesin Rp 2. 435.000.000.

Tertulis di sana sejumlah kendaraan pribadi milik Cellica: Mobil Mercedez Benz C200 Avantgarde, mobil Toyota Alpard AL30GA/T2016, Toyota Innova, Motor N-Max hingga Minicooper Hatch.

Lalu harta bergerak lainnya sebanyak Rp 5.585.000.000. Surat berharga Rp 580.000.000. Harta kas dan setara kas Rp 1.662.500.315. Harta lainnya Rp 150.00.000 dan utang Rp 2.335.750.804.

Padahal, dari data yang dihimpun BaskomNews.com, Calon Bupati Karawang petahana ini, Cellica Nurrachadiana, tercatat memiliki harta kekayaan paling tinggi dibandingkan dengan calon lainnya pada saat Pilkada 2015.

Dari data Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per tanggal 24 Juli 2015, kekayaan Cellica sebelum dilantik menjadi Bupati Karawang tahun 2016-2021, mencapai Rp 37.993.410.640.

Jumlah ini melonjak 17 kali lipat dari LHKPN Cellica pada pilkada tahun 2010. Dari data KPK, saat pilkada 2010, Cellica melaporkan hartanya hanya senilai Rp 2,2 miliar. Saat itu, ia menjadi wakil dari Bupati Karawang Ade Swara yang kini nonaktif karena terbelit kasus korupsi.

Sedangkan Jimmy, tertulis melaporkan kekayaan total Rp 14 miliar atau Rp 14.134.999.254. Rinciannya, harta tanah dan bangunan Rp 9.239.350.000. Lalu harta alat transportasi dan mesin Rp 2.620.000.000. Tertulis di sana sejumlah kendaraan pribadi milik Jimmy: Dua mobil Toyota Innova (2015 dan 2016), Toyota Alpard 2016, VW Jepp S.C, Mercedez Benz 300L, Honda CRV Petige dan motor Yamaha N-Max. Lalu harta bergerak lannya sebanyak Rp 844.428.000. Harta kas dan setara kas Rp 1.431.221.254.

Dan Yusni tertulis melaporkan kekayaan total Rp 20 miliar atau Rp 20.227.925.000. Rinciannya, harta tanah dan bangunan Rp 20.678.800.000. Lalu harta alat transportasi dan mesin Rp 655.000.000. Tertulis di sana sejumlah kendaraan pribadi milik Yusni: Honda Jeep tahun 2016, Toyota Jepp tahun 2016, dan Honda Vario tahun 2012. Lalu harta bergerak lannya sebanyak Rp 44.125.000. Harta kas dan setara kas Rp 200.000.000, dan utang Rp 1.350.000.000.

Sedangkan pada Pilkada 2015 lalu, Ahmad Zamakhsari, calon wakil bupati yang mendampingi Cellica menyampaikan harta kekayaannya sekitar Rp 2.8 miliar.

Dari data di atas, jumlah kekayaan Cellica Nurrachadiana turun sekitar Rp 17.086.661.129 atau sekitar Rp 17 Milyar. Sedangkan jumlah kekayaan Ahmad Zamakshary naik sekitar Rp 11.3 Milyar. (CR1)