Mulyono Sempat Bersitegang dengan Aparat yang Berjaga di Kantor KPU

oleh -

BaskomNews.com – Saat pendaftaran Bakal Pasangan Calon dr. Cellica Nurrachadiana-H. Aep Saepulloh, Ketua DPD Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono sempat bersitegang dengan aparat kepolisian Polres Karawang yang menjaga pintu masuk Kantor Halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang.

Ketegangan yang terjadi beberapa menit tersebut lantaran Sukur Mulyono tidak menggunakan kartu tanda pengenal sebagai Ketua Partai Politik.

“Saya Ketua partai…! Saya ini ketua partai…!,” teriak Sukur Mulyono berulang kali kepada petugas kepolisian yang berjaga.

Bukan tanpa sebab, kedatangan Sukur Mulyono yang sempat terjegal penjagaan ketat dari aparat gabungan TNI dan Polri itu rupanya karena Sukur Mulyono tidak menggunakan tanda pengenal sebagai ketua partai politik yang sudah diserahkan KPU Karawang kepada setiap Tim Kampanye bakal pasangan calon.

“Mana tanda pengenalnya?. Yang boleh masuk hanya yang memakai tanda pengenal,” timpal salah seorang petugas aparat kepolisian kepada Sukur Mulyono yang berjaga di halaman Kantor KPU Karawang.

Sukur Mulyono yang terus bersitegang dengan petugas, meski dirinya telah berteriak memperkenalkan dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karawang, namun petugas kepolisian yang berjaga tetap konsisten dengan peraturan yang sebelumnya telah disepakati dalam rapat koordinasi antar pihak aparat dengan KPU Karawang dan seluruh tim LO Paslon.

“Saya ini ketua partai Golkar Karawang,” tegas Mulyono kembali kepada petugas kepolisian.

Tak lama berselang, Ketum Bappilu Partai Demokrat Karawang, Wawan Iswanto langsung memberikan tanda pengenal dari KPU Karawang kepada rombongan Sukur Mulyono. Sehingga akhirnya Mulyono bisa memasuki kantor KPU Karawang yang dijaga ketat petugas.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Karawang Miftah Farid telah memberikan informasi kepada setiap seluruh Paslon dan setiap Ketua Partai Politik yang ada di Kabupaten Karawang, bahwa yang dapat memasuki Kantor KPU Karawang untuk mengantarkan setiap Paslon mendaftar di KPU di batasi. Hanya Ketua, Sekertaris dan Bendahara setiap partai pengusung yang dibolehkan turut serta mengikuti pendaftaran setiap Paslon itu.

Sementara dari pantauan di lokasi, kedatangan ribuan massa pendukung yang menggunakan mobil dan sepeda motor terlihat beriring-iringan mendampingi paslon CEKAS yang datang ke Kantor KPU Karawang sekitar pukul 10.00 WIB. (Cr1)