Bansos Presiden untuk 1.500-an Korban PHK di Bekasi Siap Didistribusikan

oleh -
ilustrasi.

BaskomNews.com – Pemerintah Kota Bekasi bersiap mendistribusikan sisa 1.514 paket sembako bantuan presiden kepada warga Kota Bekasi yang mengalami pemutusan hubungan kerja.

“Bantuan diberikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban para pekerja yang kini menganggur setelah mengalami pemutusan hubungan kerja di masa pandemi ini,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiah, Minggu (9/8 /2020).

Sajekti menjelaskan, awalnya Kota Bekasi menerima bantuan presiden sebanyak 1.888 paket. Bantuan telah didistribusikan pada tahap awal sebanyak 374 paket pada periode 3-5 Agustus 2020.

“Tahap pertama ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja mendistribusikan paket bantuan kepada karyawan korban melalui asosiasi pekerja,” katanya.

Bantuan yang berupa paket sembako disebarkan melalui perusahaan yang terdampak Covid-19. Sebab di Kota Bekasi sendiri cukup banyak pekerja yang mengalami PHK.

“Jadi Disnaker menyerahkan bantuan kepada mereka berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan,” katanya.

Dengan mengacu pada data, bantuan dipastikan tidak mubazir atau sia-sia. Hanya ada beberapa data yang secara kebetulan tidak sinkron setelah tim melakukan verifikasi.

“Ada beberapa nama yang ketika ditelusuri nyatanya sudah pindah alamat atau kembali ke kampung halamannya,” katanya.

Bagi para pekerja yang telah di PHK dan pulang ke tempat asalnya, makan akan tetap dibantu untuk verifikasi kembali dari serikat pekerja agar bantuan tersebut tetap bisa langsung diserahkan ke tangannya. (PR)