Menuai Polemik, Karang Taruna akan Kembalikan Mobil Dinas

oleh -
Exif_JPEG_420

BaskomNews.com – Pasca ramainya pemberitaan mobil operasional Karang Taruna Kabupaten Karawang jenis Toyota Fortuner dengan plat merah nomor polisi T 1319 F, akhirnya jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang akan mengembalikan kendaraan dinas tersebut.

Ketua Karang Taruna Karawang, Asep Saepulloh mengatakab, pihaknya akan mengembalikan kendaraan dinas milik Pemda Karawang, jika masih menjadi polemik berbagai kalangan.

“Ya kalau memang masih menjadi polemik, kami siap untuk mengembalikan kendaraan dinas berjenis Toyota Fortuner itu,” kata Asep Ceong sapaan akrabnya saat ditemui redaksi BaskomNews.com di bilangan Galuh Mas Karawang, Jumat (05/06/2020).

Menurut Asep Ceong, hingga saat ini penggunaan kendaraan dinas jenis Toyota Fortuner yang sebelumnya digunakan oleh pimpinan DPRD Kabupaten Karawang tersebut berstatus sebagai pinjam pakai yang diajukan oleh pihaknya pada Januari tahun 2020. “Kami pinjam dari bulan Januari tahun 2020 ke bagian Bidang Aset BPKAD Karawang,” ucapnya.

Menurutnya, kendaraan dinas jenis Toyota Fortuner berplat merah nomor polisi T 1319 F ini pada saat dilakukan pinjam pakai, kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Ya pada awal kami mengajukan peminjaman kendaraan dinas ke Pemda, adanya ya mobil itu (Toyota Fortuner, red). Itu pun harus kami bawa dulu ke bengkel mobil untuk melakukan sedikit perbaikan servis pada mesin dan body mobil,” katanya.

Disinggung soal kendaraan dinas tersebut dibranding logo dan nama Karang Taruna Karawang pada bagian kaca belakang mobil, Asep Ceong mengklaim tidak pernah ada masalah.

“Ya ada tidak aturannya tidak boleh dibranding?. Dasar hukumnya apa?. Toh selama ini tidak menjadi masalah. Bahkan Pak Sekda Acep Jamhuri pun tidak mempermasalahkan hal itu,” katanya.

Kalaupun Karang Taruna diminta untuk mengembalikan kendaraan dinas tersebut, Asep Ceong mengaku tidak ada masalah bagi pihaknya.

“Kalau Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Karawang meminta kendaraan itu dikembalikan, ya akan kami kembalikan ke Pemda. Selama ini juga untuk pemakaian kendaraan operasional dinas itu pun dilakukan perawatan dengan baik oleh pengurus kami. Kebetulan kendaraan itu dipakai oleh pengurus kami Kang Cecep Munajat,” akunya.

Ia juga menjelaskan, pada bulan Januari tahun 2020, Karang Taruna Karawang mengirimkan surat ke pemerintah Kabupaten Karawang terkait pinjam pakai kendaraan operasional dinas. Karena menurutnya, melihat selama kurun waktu enam tahun, Pemkab Karawang tidak pernah memberikan anggaran kegiatan ke Karang Taruna Karawang.

“Hingga hari ini 0 rupiah, maka pemerintah memberikan pinjam pakai mobil operasional merk Toyota jenis Fortuner. Mobil operasional tersebut kemudian dipakai oleh pengurus Karang Taruna Karawang dan dirawat oleh Wakil Ketua Bidang Hubungan antar lembaga Saudara Cecep Munajat hingga hari ini,” paparnya.

“Terkait nomor polisi plat merah memang tidak dirubah sesuai nomor polisi aslinya. Sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan kendaraan operasional bagi Karang Taruna Karawang, entah itu pinjam pakai atau khusus dibelikan untuk Karang Taruna Karawang sebagai organisasi sosial yang di SK-kan oleh pemerintah daerah, seperti sejumlah daerah lainnya di Jawa barat,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Kepala BPKAD Kabupaten Karawang, H. Endang Soemantri menambahkan, terkait branding kendaraan operasional dinas yang dipinjam pakai oleh Karang Taruna Karawang tidak menjadi masalah bagi pihaknya.

“Tidak apa-apa kalau dibranding seperti itu, kan jadi lebih bagus juga malahan. Dan tentunya kalau dibranding seperti itu juga, tentu tidak akan disalahgunakan pemakaiannya,” tandasnya. (cr1)