Menyusul Program New Normal, WNA di Karawang akan Lebih Diperketat

oleh -

BaskomNews.com – Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana menyatakan bahwa Pemkab Karawang bakal membatasi dan memperketat keberadaan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Kabupaten Karawang menyusul adanya program pemerintah pusat yang bernama ‘New Normal’.

Dikatakan Cellica dalam kunjungannya memantau Kampung Tanggap Covid19 di Desa Kutapohaci Kecamatan Ciampel, pembatasan WNA atau tenaga kerja asing (TKA) akan lebih di perketat menyusul berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Karawang pada 29 Mei 2020.

“WNA yang sudah ada di Karawang tentu akan kami pantau terus kendati kebijakan PSBB ini akan berakhir. Artinya, WNA yang sudah lama di Karawang karena wabah ini, ya harus menetap dulu,” paparnya kepada sejumlah awak media, Kamis (28/05/2020).

Pasalnya, sambung Cellica, kebijakan program ‘New Normal’ baru akan dibuat segera mungkin dan akan mengatur kebijakan tentang keberadaan WNA di Kabupaten Karawang.

“Berbeda dengan WNA yang baru mau masuk ke Karawang, jelas akan diperketat kedatangannya, asal-usul si WNA itu datang dari mana akan kami pantau dengan ketat,” ungkapnya.

Disinggung terkait keberadaan WNA yang sudah lama menetap di Kabupaten Karawang dan akan mengajukan permohonan ijin tinggal lebih lama, Cellica mengakui tidak akan membatasi atas dasar tersebut.

“Kalau kita berangsur ke periode selanjutnya, terkait WNA akan memperpanjang ijin tinggal tentu tidak akan kami persulit,” jelasnya.

Namun lain dari hal itu, kata Cellica, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak terkait dengan melibatkan Imigrasi Karawang, TNI dan Polri.

“Jadi pada prinsipnya tetap, mau industri mau mall atau tempat ibadah saya rasa semuanya sama tidak ada yang berbeda. Namun akan tetapi, yang lebih penting ialah ada kesadaran dari WNA tersebut untuk menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

“Intinya (pembatasan) kedatangan WNA dari negara-negara yang menjadi episentrum akan lebih di perketat lagi masuk ke Karawang, gitu aja,” pungkasnya. (Cr1)