Tinjau Kesiapan New Normal, Muspida Minta Protokol Kesehatan Jadi Prioritas

oleh -
Exif_JPEG_420

BaskomNews.com – Menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Karawang pada 29 Mei 2020, unsur Muspida melakukan peninjauan di sejumlah supermarket dan pasar tradisional untuk persiapan menghadapi intruksi New Normal di Kabupaten Karawang.

Peninjauan dipimpin langsung oleh Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo bersama Ketua DPRD Karawang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang, Kepala Satpol PP Karawang beserta Waka Polres Karawang.

Dari pantauan di lokasi, Unsur Muspida Karawang melakukan peninjauan di empat titik. Yakni di Mall Ramayana, Pasar Johar, Mall Karawang Central Plaza (KCP) dan lokasi terakhir adalah Resinda Park Mall (RPM).

“Kami dari Muspida Karawang melaksanakan kesiapan penegakan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai intruksi Bapak Presiden RI Joko Widodo,” terang Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo, disela-sela peninjauannya bersama Unsur Muspida, Rabu (27/05/2020).

Berdasarkan pantauan di lapangan, Unsur Muspida banyak memberikan arahan protokol kesehatan dalam menghadapi New Normal di Kabupaten Karawang ini.

“Banyak yang harus dievaluasi untuk pengelola-pengelola mall ini. Sebab, protokol kesehatan yang berjalan saat ini di mall-mall masih belum disiplin, dan akan ada penindakan sanksi disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan pada saat nanti program New Normal ini berlaku,” paparnya.

Selain itu, sambung Letkol Medi, akan ada 18 pasar, 10 Mall dan lokasi strategis yang menurutnya harus mengutamakan protokol kesehatan selama wabah pandemi Covid19 tersebut belum usai.

“Selain 18 pasar dan 10 Mall, ada 4 rumah sakit prioritas juga yang akan kami siapkan. Dan untuk stasiun kereta api dan terminal bus ini, kami menunggu perintah intruksi selanjutnya dari pemerintah pusat ,” jelasnya.

Disinggung kesiapan ‘New Normal’ sendiri, Dandim enggan berkomentar banyak terkait kesiapan Pemkab Karawang mengikuti program pemerintah pusat yang di beri nama ‘New Normal’.

“Itu nanti ibu bupati saja yang menjelaskannya kapan dan bagaimana teknisnya ya. Sejauh ini, kita hanya melakukan peninjauan saja di 4 titik strategis yang akan di siapkan dalam program pemerintah pusat kedepannya,” ujarnya.

Dituturkan Medi, di 18 pasar tradisional dan 10 mall, akan di dirikan posko check point yang akan di jaga oleh petugas gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

“Jadi nantinya di setiap pintu masuk baik di pasar tradisional maupun mall-mall di Karawang akan dijaga petugas gabungan yang akan berjaga di setiap pintu masuk. Adapun tugas dari petugas gabungan tersebut, untuk mengecheck alat pelindung diri seperti masker yang harus di pakai, cuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer. Hal itu nanti akan disiapkan oleh pihak pengelola pasar dan mall untuk masyarakat yang akan berkunjung atau berbelanja ke pasar dan mall,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Disperindag Karawang, H. Ahmad Suroto berharap, penerapan PSBB di Karawang tidak diperpanjang dan program pemerintah pusat yang bernama ‘New Normal’ dapat berjalan dengan sesuai protokol kesehatan yang diintruksikan oleh Presiden RI.

“Ya semoga tidak diperpanjang PSBB ini. Kalau diperpanjang kasian juga masyarakat dan investor-investor yang ada di Karawang. Kalau begitu, program New Normal ini tidak akan berjalan dong,” singkatnya. (Cr1)