Cuitan @syairsalsa Bikin Geram Fraksi PDIP, Legalitas Tim Advokasi Dipertanyakan

oleh -
Inilah isi cuitan @syairsalsa yang dianggap telah menyinggung para pengurus PDI Perjuangan Karawang.

BaskomNews.com – Kegaduhan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Karawang akibat cuitan instastory akun Instagram dengan pemilik akun @syairsalsa yang diketahui merupakan Tim Advokasi Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Karawang membuat geram seluruh komponen struktural DPC PDI Perjuangan Karawang.

Pasalnya, dalam cuitan instastory akun Instagram Salsabila Syaira tersebut dianggap telah menyudutkan Fraksi PDI Perjuangan Karawang yang telah memberikan pandangannya terkait rapat evaluasi Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB).

“Bapaknya kerja keras tapi ada Fraksi PDIP yang tolak PSBB tanpa kajian keilmuan… Indah,” tulis akun instagram @syairsalsa sambil menampilkan foto Presiden RI Joko Widodo pada hari Senin (18/05/2020).

Sontak, cuitan yang bernada menyinggung struktural Fraksi PDI Perjuangan Karawang dari pemilik akun @syairsalsa pada instastory instagramnya itu membuat Ketua Fraksi PDI Perjuangan Karawang Taufik Ismail melalui Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Karawang Natala Sumedha, mempertanyakan maksud dan arah tujuan cuitan tersebut.

“Kami ingin mempertanyakan maksud dan tujuan dalam status tulisan beliau (@syairsalsa, red) dalam sosial media Instagram pribadi beliau yang bertujuan mencemarkan nama baik fraksi kami dalam hal saran dan pendapat fraksi kami dalam rapat resmi evaluasi PSBB bersama unsur Muspida dan sejumlah kalangan elemen tokoh masyarakat di Karawang,” ungkap Natala Sumedha, kepada BaskomNews.com, Selasa (19/05/2020).

Mengingat sambung Natala, pemilik akun tersebut turut hadir dalam rapat dengar pendapat di lantai 3 gedung Singaperbangsa Pemkab Karawang dan diketahui sempat memotong pembicaraan salah satu anggota DPRD Karawang.

“Mengingat beliau juga sempat hadir dalam rapat yang dilaksanakan di pemda dan sempat memotong pembicaraan salah satu anggota DPRD Karawang yang secara resmi diundang oleh Bupati Karawang sebagai bagian dari pemerintahan,” bebernya.

Diakui olehnya juga, ia bersama jajaran struktural pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang menyatakan siap untuk melakukan kajian keilmuan bersama Salsabila Syaira.

“Kami siap, jelas kami ingin pertanyakan apa maksud dan tujuannya membuat cuitan seperti itu kepada kami? Lalu, kami juga ingin mengetahui betul bagaimana pandangan kajian keilmuan dari beliau itu juga,” katanya.

Dari informasi yang di himpun, pemilik akun tersebut merupakan bagian dari Pemerintahan Kabupaten Karawang yang diketahui memiliki tugas dan tergabung dalam Tim Advokasi Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Karawang.

Oleh sebab itu, Natala yang memiliki rasa penasaran atas cuitan yang di tujukan kepada Fraksi PDI Perjuangan Karawang, mempertanyakan legalitas dari pemilik akun @syairsalsa dalam mengemban tugasnya sebagai Tim Advokasi Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Karawang.

“Kami Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan kepada Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Karawang terkait tentang keberadaan posisi dan surat keputusan (SK) atas nama Salsabila Syaira pemilik akun @SyairSalsa dalam Tim advokasi tersebut. Karena pada dasarnya, kami perlu mengetahuinya secara detail kalau memang betul beliau adalah tim advokasi yang sudah mempunyai legalitas,” tuturnya.

Selain mempertanyakan legalitas keabsahan SK resmi dalam Tim advokasi tersebut, lanjutnya, Natala khawatir sang pemilik akun hanya mengaku-ngaku saja.

“Tetapi kalau beliau tidak memiliki memiliki legalitas berupa SK resmi dalam Tim Advokasi Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Karawang, apakah ini termasuk pembohongan publik? Karena beliau berani melakukan siaran langsung di akun instagramnya bersama akun instagram @Krwhalo malam ini, dengan mengatasnamakan Tim Advokasi Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Karawang,” tuturnya.

“Dan ketika kami coba bertanya kepada beliau, beliau tidak mampu memberikan jawaban layaknya sebagai tim advokasi. Bahkan tidak tahu ketika ada pertanyaan dengan menjawab pertanyaan tersebut secara berputar-putar, bahkan ketika tidak bisa menjelaskan pertanyaan terkait legalitas beliau sebagai Tim Advokasi, beliau menjawab bukan bagian dari pemerintah,” jelasnya.

Live interaktif instagram Salsabila dengan HaloKrw yang mengatasnamakan Tim Advokasi Gugus Tugas Covid-19 Karawang.

Oleh karenanya, ia berharap mendapat jawaban yang tegas dan jelas dari Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Karawang terkait keabsahan dari pemilik akun Instagram @SyairSalsa yang mengaku sebagai Tim advokasi tersebut.

“Apabila memang benar beliau merupakan bagian dari tim avdokasi gugus tugas, tolong informasikan sejauh mana tugas beliau dan beliau harus paham tentang tata kelola pemerintah daerah. Kemudian kalau tidak benar, artinya pembohongan publik. Dan jika hal tersebut benar, kami berharap ada tindakan tegas dari pemerintah daerah karena ini bisa mencemarkan nama baik Pemkab Karawang,” pungkas Natala. (Cr1)