Menilik Baliho Berlogo Pemda Sosialisasi Cellica yang Lebih Identik Kampanye Politik

oleh -

BaskomNews.com – Di beberapa wilayah sudut jalan perkotaan terpantau banyaknya baliho bergambar foto Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Baliho ini diduga merupakan sosialisasi Bupati Cellica sebagai calon incumbent di Pilkada Karawang.

Terpantau, ada dua jenis baliho Cellica Nurrachadiana yang memenuhi pemanadangan di beberapa sudut jalan kota Karawang. Pertama baliho berukuran besar tanpa logo Pemda Karawang. Kedua baliho berukuran kecil dengan mencantumkan logo Pemda Karawang.

Seperti baliho yang ada di pasar lama Karawang jalan Tuparev, juga baliho di perempatan traffic light jalan lingkar baru Karawang, banner yang ada pada kebanyakan mobil angkutan kota (angkot), serta baliho Cellica Nurrachadiana lainnya yang memenuhi wilayah sudut jalan kota Karawang.

Sebagian publik menilai jika baliho Bupati Cellica ini kurang etis, karena diduga merupakan baliho kampanye terselubung yang memanfaatkan jabatannya sebagai Bupati. Pasalnya, baliho Cellica Nurrachadiana ini mencantumkan logo Pemda Karawang, namun kalimat pesan yang disampaikan di dalamnya lebih identik dengan pesan interest partai politik (Partai Demokrat) yang menginginkan Cellica Nurrachadiana kembali menjadi ‘penguasa’ Karawang di 2020.

Meskipun belum jelas dinas mana yang bertanggungjawab atas dugaan baliho sosialisasi Cellica Nurrachadiana yang lebih identik dengan kampanye politik ini, namun dicantumkannya logo Pemda Karawang ini menjadi fakta dukungan oknum pejabat Karawang kepada Bupati Cellica.

“Bismillahirrahmanirrohim, S14P LANJUTKAN PEMBANGUNAN. MOHON DOA RESTU & DUKUNGANNYA. I Love Karawang,” tulis dalam pesan baliho Cellica Nurrachadiana yang memakai logo Pemda Karawang tersebut.

Sementara saat dikonfirmasi awak media, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang yang diketahui sebagai leading sektor bertugas mengurusi terkait retribusi saat dimintai tanggapan tidak ada yang mau menjelaskan secara jelas terkait dugaan logo Pemda yang ada pada baliho dan banner Bupati Cellica.

Salah satu kepala bidang (Kabid), Sahali, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp hanya memberikan jawaban singkat.
“Kami sesuai dengan peraturan yang ada,” katanya. (red)