Klarifikasi, Kadinkes Ngaku Belum Bisa Pastikan Meninggalnya Pejabat Disnaker karena Covid-19

oleh -
Nurdin, Plt Kadinkes Karawang.

BaskomNews.com – Setelah beredarnya video dan foto di media sosial facebook tentang proses pemakaman DA, pejabat Disnaker Karawang diduga meninggal dunia akibat terpapar covid-19, tiba-tiba saja Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang, dr. Nurdin Hidayat melakukan klarifikasi melalui sambungan ponsel seluler kepada redaksi BaskomNews.com, sekitar pukul 15.15 WIB.

Kepada BaskomNews.com, dr. Nurdin mengaku tidak pernah memberikan pernyataan kepada awak media (Pasundan Ekspres) yang menjelaskan bahwa meninggalnya almarhum DA karena terpapar covid-19. Menurutnya, sampai saat ini pihak medis belum melakukan tes swab covid-19 terhadap almarhum DA.

“Saya belum pernah memberikan pernyataan itu kepada media (Pasundan Ekspres, red). Kita belum berani mengeluarkan pernyataan terpapar atau tidaknya, karena memang belum dilakukan tes swab terhadap almarhum. Jadi mohon ini diklarifikasi,” kata dr. Nudin Hidayat, kepada BaskomNews.com, Minggu (29/3/2020).

Disinggung kenapa proses pemakaman almarhum DA seperti proses pemakaman orang meninggal yang terpapar covid-19, dr. Nurdin menjelaskan, langkah tersebut dilakukan hanya sebagai antisipasi saja. Karena sebelumnya, almarhum DA sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta Karawang.

“Ini kita juga lagi koordinasi dengan pihak rumah sakit, apakah betul atau tidak almarhum meninggal karena terpapar. Komite medis di rumah sakit juga lagi koordinasi. Nanti informasi barunya pasti kita kabarin lagi,” katanya.

Bagaimana cara mengetahui meninggalnya almarhum DA terpapar atau tidaknya covid-19, sementara jenazah almarhum sudah dimakamkan?

Menjawab pertanyaan awak media ini, dr. Nurdin terkesan agar gagap. “Ya, kalau sudah dimakamkan sulit juga untuk diketahuinya. Tapi nanti coba kita rapatkan dulu di komite medis rumah sakitnya. Barang kali ada riwayat medis yang bisa ditelusuri,” singkat dr. Nurdin.

“Jadi mohon diklarifikasi ya, bahwa saya belum pernah mengeluarkan pernyataan ke media mengenai kabar ini. Karena sampai saat ini kita masih koordinasi,” tandasnya. (red)