Jurnalis Karawang Surati Ridwan Kamil, Minta Rapid Test Covid-19 Diprioritaskan di Karawang

oleh -

BaskomNews.com – Sejumlah jurnalis dan pemilik media yang tergabung dalam Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Karawang menyurati Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Para kuli tinta ini meminta agar Gubernur memprioritaskan rapid test Covid-19 di kabupaten/kota yang warganya sudah dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19, khususnya di Kabupaten Karawang.

Ketua DPC MOI Karawang, Latifudin Manaf mengatakan, untuk di Jawa Barat ini Karawang merupakan kabupaten yang terkena dampak virus Corona yang cukup dominan. Yaitu dimana berdasarkan data Dinas Kesehatan Karawang, ada sekitar 563 ODP (214 masih pemantauan dan 349 selesai pemantauan). Kemudian, sekitar 9 PDP (7 masih dalam perawatan dan 2 sudah sehat), serta 5 orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Terlebih, di Karawang juga dikabarkan sebagai ‘zona merah’ yang membuat beberapa warga di kabupaten lain terpapar Corona melalui salah satu kegiatan yang diselenggarakan di suatu hotel di Karawang.

“Atas dasar inilah kami menyurati Kang Emil dan meminta agar rapid test covid-19 lebih diprioritaskan di kabupaten/kota yang warganya sudah positif Corona, khususnya di Karawang,” tutur Latifudin Manaf, Sabtu (28/3/2020).

Menurut Pemimpin Redaksi Prasastijabar.co.id ini, sampai saat ini bantuan Alat Pelidung Diri (APD) seperti masker sampai alat rapid test dari Pemprov Jabar untuk Pemkab Karawang masih minim. Yaitu baru sekitar 5 puskesmas di Karawang yang mendapatkan bantuan masker, serta baru dua kali dilakukan rapid test untuk PDP corona.

“Kami memahami betul bahwa proses bantuan alat rapid test ini akan bertahap. Tetapi sekali lagi kami meminta kepada Pak Gubernur untuk lebih memprioritaskan bantuan alat rapid test tersebut ke Karawang. Karena masih banyak kategori B seperti petugas medis, jurnalis dan PDP corona lainnya yang belum melakukan rapid test,” tambahnya.

Sementara, Wakil Sekretaris DPC MOI Karawang, Ade Kosasih menuturkan, sampai saat ini para jurnalis Karawang terus melakukan aktivitas kegiatan jurnalistik untuk memberitakan dan mensosialisasikan berbagai langkah upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 dari pemkab kepada masyarakat luas.

Meskipun diselimuti rasa khawatir terpapar covid-19, tetapi para jurnalis Karawang tetap melaksanakan tugasnya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Namun sayangnya, awak media yang masuk dalam kategori B, sampai saat ini masih banyak awak jurnalis yang belum bisa melakukan rapid test karena alasan keterbatasan alat.

“Satu sisi kami akan terus mendukung langkah-langkah pemkab di dalam pencegahan dan penanggulangan wabah Corona ini. Namun sisi lain kami meminta kepada pemprov agar Karawang menjadi skala prioritas untuk bantuan alat rapid test dan APD,” tuturnya.

Atas arahan beberapa temen-temen jurnalis di sana (di Bandung), kemarin surat resmi dari MOI kepada Bapak Gubernur sudah dikirim lewat email yang disarankan.

“Mudah-mudahan surat terbuka untuk Pak Gubernur ini bisa secepatnya sampai dan langsung direalisasikan,” pungkasnya. (red)