Mulyono akan Sanksi Tegas Setiap Pengurus Golkar yang Membelot dari Keputusan DPP

oleh -
Ketua DPD Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono.

BaskomNews.com – Meskipun DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan surat tugas sementara kepada pasangan dr. Yessi Karya Lianti dan Firlie Ganinduto untuk Pilkada Karawang 2020, namun masih ada saja pengurus DPD Partai Golkar Karawang yang tidak mentaatinya dan akan tetap mendukung pencalonan Cellica Nurrachadiana.

Bahkan pernyataan dukungan terhadap Cellica Nurrachadiana tersebut muncul langsung dari Bendahara DPD Partai Golkar Karawang, Putut Budi Lelono di salah satu media. Yaitu dimana ia tetap akan mendukung Cellica Nurrachadiana, meskipun nanti DPP Golkar akan memberikan surat rekomendasi kepada pasangan lain.

“Kalau itu sudah final, saya tetap akan dukung Cellica bersama rekan dan kader sampai tingkat desa. Bahkan sampai ke tingkat saksi TPS,” tutur Putut Budi Lelono, dilansir dari PojokJabar.com, Sabtu (21/3/2020).

Menyikapi pernyataan bendaharanya tersebut, Ketua DPD Golkar Karawang, Sukur Mulyono langsung merilis pernyataan tegasnya kepada awak media. Yaitu dimana setiap pengurus Golkar Karawang yang membelot dari keputusan DPP Golkar, maka akan mendapatkan sanksi tegas.

“DPD II Karawang semua masih solid dan sepakat di bawah kendali saya untuk mendukung apa yang menjadi patsun DPP, serta mengamankan dari pada rekomendasi yang sudah dikeluarkan DPP kemarin,” tutur Sukur Mulyono.

Meskipun sifatnya bukan rekomendasi (hanya surat tugas), namun Mulyono menegaskan jika surat tugas tersebut tetap menjadi bagian dari tugas yang harus diamankan dan dilaksanakan DPD Golkar Karawang.

“Jadi tidak ada lagi unsur pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara), PK dan pengurus harian yang membuat statemen apapun terkait dengan surat DPP,” kata Mulyono.

“Apabila ada yang berbicara atas nama KSB, saya selaku Ketua DPD Golkar Karawang akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan partai. Karena kita akan taat terhadap apa yang menjadi keputusan DPP,” timpal Mulyono.

Bagi yang melanggar, sambung Mulyono, maka akan ada konsekuensi logis. “Akan kita panggil dan kita peringatkan. Ketika masih seperti itu, maka akan kita tindak tegas sesuai aturan partai,” katanya.

“Saya berharap tidak ada lagi pengurus yang mengatasnamakan DPD Golkar Karawang. Karena Ketua DPD Golkar Karawang sudah taat dan patuh terhadap keputusan DPP. Jika ada pernyataan itu, berarti itu bukan pernyataan dari Golkar Karawang,” pungkas Mulyono. (red)