Diduga Yessi-Firlie Efek, Baliho Cellica di Kantor Golkar Karawang Dicopot

oleh -
Baliho AMPI yang mendukung pencalonan Cellica Nurrachadiana di depan kantor DPD Golkar Karawang dicopot pada Jumat malam (20/3/2020).

BaskomNews.com – Romantisme rencana koalisi Partai Golkar Karawang dengan Partai Demokrat Karawang di Pilkada 2020 yang akan mengusung calon incumbent Cellica Nurrachadiana sepertinya tidak berjalan mulus. Kabar ini menyusul setelah DPP Golkar malah memberikan surat tugas sementara kepada dr. Yessi Karya Lianti-Firlie Ganinduto untuk Pilkada Karawang.

Berdasarkan Surat DPP Golkar Nomor : B-134/GOLKAR/III/2020 tertanggal 20 Maret 2020 yang ditujukan kepada Ketua DPD Golkar Karawang, DPP Golkar akhirnya menetapkan sementara kepada Yessi-Firlie sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Bahkan, surat DPP Golkar tersebut menugaskan agar Yessi-Firlie melakukan komunikasi politik dengan parpol lain untuk membangun koalisi.

Terpantau awak media, jumat pagi (20/3/2020) surat tugas DPP Golkar dilayangkan, jumat malam baliho dukungan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) terhadap pencalonan Cellica Nurrachadiana di depan kantor DPD Golkar Karawang langsung dicopot.

Diduga pencopotan baliho Cellica Nurrachadiana di kantor DPD Golkar Karawang ini merupakan ‘Yessi-Firlie efek’ yang didorong DPP Golkar untuk maju di Pilkada 2020.

Sementara saat kesempatan silaturahmi politiknya ke Karawang, kepada BaskomNews.com, Firlie Ganinduto sendiri menuturkan, bahwa ia tidak pernah tahu menau persoalan rencana koalisi Golkar Karawang dengan Partai Demokrat Karawang.

Firlie mengaku hanya menjalankan tugas dari DPP Golkar melalui surat tugas yang diterimanya. “Saya sempat denger juga kabar Golkar sama Demokrat Karawang. Tapi intinya saya tidak ingin berbicara ke arah situ. Karena saya datang ke Karawang untuk menjalankan intruksi partai,” tutur Firlie Ganinduto.

Sementara, salah seorang juru bicara Firlie Ganinduto, yaitu Abdul Azis menjelaskan, bahwa di Pilkada Karawang 2020 Golkar memiliki target untuk kembali merebut kekuasaan seperti waktu zamannya Dadang S Muchtar (Mantan Ketua DPD Golkar Karawang/Mantan Bupati Karawang).

Dan secara kebetulan, Golkar memiliki target yang sama dengan PDI Perjuangan yang ingin memiliki kursi eksekutif di Karawang. “Secara garis besar kesamaan target politik inilah yang membuat antara Golkar dan PDI Perjuangan ada chemistry. Sehingga muncul-lah nama Yessi-Firlie,” tandas Abdul Azis. (red)

BACA SEBELUMNYA : Ketua PDIP Jabar Sebut Yessi-Firlie Sudah Final untuk Pilkada Karawang