Habiskan 85,2 Miliar, Jembatan Karawang-Bekasi Diresmikan Dua Bupati

oleh -
Bupati Cellica - Bupati Eka.

BaskomNews.com – Menghabiskan anggaran sekitar Rp 85,2 miliar, jembatan penghubung antara Kabupaten Karawang dengan Kabupaten Bekasi diresmikan oleh dua bupati.

Jembatan Rengasdengklok-Pebayuran ini melintasi Sungai Citarum dengan panjang 308,50 meter dengan lebar 7 meter.

Jembatan ini diklaim memiliki nilai sejarah yang berkaitan dengan puisi Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar. Terlebih, jembatan penghubung Karawang dan Bekasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi warga sekitar.

Untuk diketahui, jembatan ini mulai dibangun sejak 2017 dan menghabiskan anggaran pada tahap 1 (Tahun Anggaran 2017) sebesar Rp 6.921.000.000, dan pada tahap 2 (Tahun Anggaran 2018) sebesar Rp 31.462.000.000 dari APBD Karawang.

Sementara Pemkab Bekasi menghabiskan anggaran sebesar Rp 17 miliar pada tahap awal dan Rp 24 miliar pada tahap ke dua.

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, hubungan baik antara Pemkab Karawang dan Pemkab Bekasi telah membuat jembatan ini berdiri. Selain itu, Kecamatan Rengasdengklok dan Pebayuran merupakan daerah yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

“Puisi Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar hari ini kita wujudkan dalam satu perwujudan yang nyata. Dengan menyatukan dua kabupaten antara Karawang-Bekasi,” kata Bupati Cellica.

Sementara, Bupati Bekasi, Eka Supri Atmadja menyampaikan, bahwa didirikannya jembatan penghubung Rengasdengklok-Pebayuran ini karena komitmen antara dua pemkab. Bupati Eka juga berpesan agar masyarakat Bekasi maupun Karawang sama-sama mau menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik, agar tetap terjaga dan bisa dinikmati masyarakat luas. (red)