Sekolah Rusak Ganggu Aktivitas Belajar, Pembangunan SDN 04 Samudrajaya Bekasi Dipercepat

oleh -
Foto Pikiran Rakyat.

BaskomNews.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi memercepat rencana pembangunan Sekolah Dasar Negeri 04 Samudrajaya. Bupati Eka Supria Atmaja menyatakan, pembangunan akan digelar mulai pekan ini.

“Mudah-mudahan Kamis (6 Februari 2020) ini. Pembangunan ini dipercepat karena sekolah ini sudah menjadi prioritas pembangunan. Kami sudah menghitung, memersiapkan agar segera diperbaiki,” kata Eka usai meninjau lokasi sekolah di Desa Samudrajaya Kecamatan Tarumajaya, Senin 3 Februari 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Eka berbincang sekaligus memberikan semangat kepada para guru dan siswa. Dirinya meminta agar seluruhnya tetap memiliki semangat belajar meskipun dalam keterbatasan sarana dan prasarana sekolah kurang memadai.

Eka menyampaikan, perbaikan gedung sekolah ini akan dilakukan secara bertahap, agar kegiatan belajar mengajar para siswa tidak terganggu.

“Tentunya perbaikan ini akan kita kerjakan secara bertahap, tidak mungkin secara instan. Karena saya juga tidak mau mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa sekolah. Jadi para siswa tetap dapat belajar,” ucapnya.

Eka mengungkapkan, SDN Samuderajaya 04 ini hanya satu dari banyak sekolah kondisinya kurang layak di Kabupaten Bekasi. Untuk itu, dia menegaskan Pemkab Bekasi bakal memprioritaskan perbaikan sekolah.

“Saya sudah instruksikan yang jadi prioritas itu perbaikan sekolah yang sudah rusak. Habiskan dulu itu semua sampai jadi bagus kembali. Dibandingkan dengan mengusulkan pembangunan sekolah baru, prioritaskan dulu sekolah yang rusak,” ucap dia.

Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro mengatakan, perbaikan sementara akan dilakukan di empat ruang kelas.

“Untuk sementara empat ruang kelas dulu. Menggunakan anggaran pemeliharaan. Ini dilakukan sementara agar siswa tetap belajar,” ucapnya.

Menurut Benny, perbaikan menggunakan anggaran tanggap darurat senilai Rp 200 juta. Selanjutnya, sekolah akan diusulkan untuk direhab total pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2021.

“Untuk perbaikan total akan dilakukan tahun depan. Tapi yang sekarang tetap dilakukan perbaikan menggunakan anggaran tanggap darurat,” ujar dia.

SDN 04 Samudrajaya semula akan dijadikan tempat musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan sebagaimana kegiatan serupa yang telah digelar Pemkab Bekasi dalam dua pekan terakhir. Hanya saja rencananya tersebut urung digelar lantara kondisi sekolah tidak memungkinkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, plafon di ruang kelas VI ambruk. Menurut pihak sekolah, plafon ambruk pada Minggu (2 Februari 2020) pagi. Akibat ambruknya plafon kelas, para siswa kelas VI terpaksa belajar di lorong sekolah, lesehan.

Tidak hanya kelas VI, siswa kelas V dan IV pun turut belajar di lorong sekolah. Hal itu dilakukan pihak sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan plafon di dua kelas lainnya turut ambruk saat siswa tengah belajar. Soalnya ruang kelas V dan IV berdiri berdampingan dalam satu gedung.

“Karena kan lokasinya berdampingan jadi lebih baik di luar dulu. Syukur tadi Pak Bupati katanya akan segera dibangun. Jadi semoga dapat segera terealiasai jadi belajarnya nyaman,” ucap Kepala SDN 04 Samudrajaya, Adi Siswanto.

Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Heri Herlangga mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Hasilnya, para siswa yang terpaksa belajar di lorong akan dipindahkan sementara ke sekolah lain.

“Ada dua skema, apakah akan dibagi dua sif di ruangan yang ada atau dipindahkan sementara ke sekolah lain yang masih di Samudrajaya. Namun kami lebih menyarankan pindahkan sementara, baik ke sekolah negeri atau swasta. Selain agar siswa tetap belajar, dipindahkan juga agar perbaikan sekolah maksimal,” ucap dia. (PR)