PNS Karawang Juanda King Of The King Diamankan Polres Metro Tanggerang

oleh -
Juanda saat diamankan Polres Metro Tanggerang.

BaskomNews.com – Kendati Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang sempat menyebut jika Juanda (48) merupakan korban penipuan dari Pimpinan Kerajaan Abal-abal King Of The King Dony Pedro, namun faktanya Polres Metro Tanggerang tetap mengamanan PNS Kecamatan Banyusari ini.

Dilansir dari Kastara.ID, Juanda diamankan polisi di Desa Tegalsari Kecamatan Purwasari-Karawang. Juanda yang sebelumnya mengaku sebagai Ketua Lembaga Keuangan Tertinggi di Dunia bernama Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) yang mampu melunasi utang-utang Indonesia ini ditangkap polisi karena disebut sebagai Koordinator Kerajaan Abal-abal King Of The King.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto mengatakan, salah satu peran Juanda adalah menyebarkan spanduk King Of The King yang akan membayar utang-utang Indonesia. Spanduk tersebut bukan hanya disebar di wilayah Jabodetabek, melainkan di daerah lain seperti Sumatera Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Sebagai koordinator wilayah timur dan barat, Juanda berinisiatif membuat spanduk tersebut. Juanda juga menjanjikan akan memberikan uang Rp 3 miliar kepada setiap orang.

Selain Juanda, polisi juga telah mengamankan dua orang tersangka lain dalam kasus yang sama. Kedua tersangka berinisial F alias D dan P ditangkap di wilayah Kota Tangerang. Terhadap ketiga tersangka, polisi bakal menjerat dengan pasal 14 dan 15 KUHP tentang penipuan.

Polisi telah menemukan bukti setoran uang selama enam bulan dengan nominal Rp 50.000, Rp 300.000, dan Rp 1.500.000. Uang tersebut diduga adalah iuran yang dikumpulkan dari para anggota kerajaan King of The King. Uang tersebut disetor ke rekening ketua IMD.

Kepolisian meminta masyarakat yang merasa ditipu dari kerajaan fiktif tersebut untuk melapor ke Polres Metro Tangerang Kota. (red)

BACA SEBELUMNYA : Setelah Diperiksa BKPSDM, Ternyata Juanda Korban Penipuan Dony Pedro