Gaduh Jual Beli Jabatan Kepsek, Wabup Jimmy Mendadak Kumpulkan Pejabat Disdikpora

oleh -
Wabup Jimmy saat memberikan arahan kepada para pejabat Disdikpora Karawang.

BaskomNews.com – Dianggap semakin terdengar gaduh di publik soal dugaan jual beli jabatan kepala sekolah (kepsek) dalam kebijakan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Karawang pada Selasa (7/1/2020) lalu, tiba-tiba saja Wakil Bupati, H. Ahmad Zamakhsyari mendadak kumpulkan para pejabat Disdikpora.

Jumat (17/1/2020) pagi, Wabup Jimmy mendadak mengumpulkan para pejabat Disdikpora untuk diberikan arahan. Dalam penyampaiannya, Wabup Jimmy meminta para pejabat Disdikpora untuk segera menyelesaikan persoaalan ramenya jual beli jabatan kepsek.

“Jangan sampe terjadi ricuh karena kekecewaan itu, tolong segera selesaikan. Panggil mereka ajak briefing, kasih tahu untuk bekerja yang baik. Benar, dimanapun anda ditempatkannya, ini sudah menjadi keputusanya,” kata Wabup Jimmy, kepada pejabat Disdikpora Karawang.

Selain itu, Wabup Jimmy juga meminta agar Disdikpora lebih mengoptimalkan lagi kinerja pembinaanya terhadap sekolah-sekolah yang rawan dengan aksi tawuran pelajar.

“Pengawas harus lebih optimal. Ulah loba teuing di kantor pak (jangan kebanyakan di kantor), ambil apel, saya akan hormat dengan Pak Kadis Kalau apelnya di sekolah yang rawan dengan tawuran. Ajak Babinsa, ajak Polisi dalam pembinaan,” pinta Wabup Jimmy.

Wabup Jimmy juga berpesan untuk Bidang Pengawas Disdikpora, agar menyampaikan ke sekolah-sekolah dan para guru bahwa saat ini harus sudah zamannya ‘mendidik’ bukan lagi sekedar ‘mengajar’.

“Sampaikan ke guru-guru semua sifatnya mendidik jangan lagi mengajar. Kalau ada murid yang nakal dijemur saja, suruh hormat bendera, jangan dipukul, jangan ditempeleng, karena kita mendidik,” timpalnya.

“Sampaikan juga kalau gurunya keberatan karena takut digugat, bilang pengawas yang bertanggungjawab, Bupati dan Wakil Bupati yang menggaransi, biar tanggung jawab semuanya,” pungkas Wabup Jimmy. (red)