Rumor Politik Cellica-H. Aep Belum Dibahas di Internal Demokrat

oleh -
Cellica Nurrachadiana - H. Aep Syaepulloh.

BaskomNews.com – Mulai santernya ‘rumor politik’ mengenai pasangan Balonbup dan BalonWabup Cellica Nurrachadiana-H. Aep Syaepulloh untuk Pilkada Karawang pada September 2020 mendatang memang tidak dibantah oleh beberapa pengurus DPC Demokrat Karawang.

Namun demikian, isu politik teranyar tersebut ditegaskan oleh Komisi Pemenangan Pemilu Cabang (KPPC) Partai Demokrat Karawang, bahwa nama Cellica-H. Aep Syaepulloh sama sekali belum pernah dibahas di internal Partai Demokrat Karawang.

“Ya secara komunikasi pribadinya mungkin, tapi secara kepartaian kan nunggu dari DPP. Peryataan calon kan mungkin bisa saja. Namanya politik, kalo kebenaranya tanya yang bersangkutan (kepada H. Aep Syaepulloh). Tapi kalo mekanisme partai ada keputusan dari DPP,” tutur Budianto SH, KPPC Partai Demokrat Karawang, Selasa (14/1/2020).

Kembali disinggung dari manakah awal mula rumor politik Cellica-H. Aep, kepada BaskomNews.com, Budianto malah berbicara kemungkinan koalisi Demokrat dengan Demokrat di Pilkada Karawang. Artinya, Cellica Nurrachadiana bisa saja disandingkan atau dipasangkan dengan calon wakilnya dari internal Partai Demokrat sendiri.

Terlebih ditegaskan Budianto, dalam memutuskan pendamping Cellica Nurrachadiana yang juga masih menjabat sebagai Bupati Karawang, sampai saat ini belum ada rapat pembahasan apapun di internal Demokrat Karawang. Artinya, sampai saat ini belum adanya muncul nama-nama pendamping Cellica Nurrachadiana di dalam pembahasan internal partainya.

“Ya dulu kan adanya kabar akan berpasangan dengan Haji Jenal Aripin, terus sekarang Haji Aep. Saya pikir yang mau dengan Bu Cellica banyak, bisa saja Demokrat dengan Demokrat. Tapi yang jelas belum dirapatkan siapa calon pendampinya. Nanti pasti dirapatkan dengan Ketua DPC, sekretaris dan pengurus lainya,” terang Budianto.

Ditambahkan Budianto, dalam peryataan setiap calon dalam pertarungan politik itu semua memiliki kemauan yang tinggi untuk menang. Sehingga merupakan hal wajar, jika beberapa orang memiliki syahwat politik untuk menjadi wakil atau pendamping Cellica Nurrachadiana di Pilkada Karawang.

“Kalo peryataan itu biasa-lah, bahwa kalo dalam pencalonan semua punya syahwat menang. Kalo ngomong diakomodir semua juga punya syahwat ingin diakomodir, semua akan bicara hebat, wajar manusiawi, seperti itu,” tandas Budianto.

Untuk diketahui, sebelumnya juga diberitakan bahwa Partai Golkar Karawang dan Partai NasDem Karawang mengaku sudah memiliki ‘chemistry’ dengan Partai Demokrat Karawang untuk mengusung Cellia Nurrachadiana di Pilkada Karawang.

Bahkan signal kemungkinan koalisi Partai Demokrat dengan diusung Partai Golkar dan Partai Nasdem diakui langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Sa’an Mustofa.

Sementara dukungan koalisi dari PKS untuk Cellica Nurrachadiana muncul berbarengan dengan nama H. Aep Syaepulloh yang ‘digadang-gadang’ akan menjadi calon wakil atau pendamping Cellica Nurrachadiana di Pilkada Karawang September 2020 mendatang. (red)

BACA SEBELUMNYA : Golkar Terang-terangan Bakal Koalisi dengan Demokrat di Pilkada Karawang 

BACA JUGA : Tetap Majukan H. Aep Saepulloh, PKS Akui Punya Ambisi di Pilkada