Curigai Anggaran 910 Juta untuk Pembelian Materai Disdukcatpil

oleh -
Jajang Sulaeman.

BaskomNews.com – Adanya anggaran pembelian materai yang mencapai Rp 910 juta di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang dipertanyakan Jajang Sulaeman, Anggota Komisi I DPRD Karawang.

Oleh karenanya, Jajang meminta untuk sama-sama mengawasi dalam proses realisasi anggaran untuk pembelian materai tersebut.

“Ya saya curiga ada apa-apa dengan anggaran sebanyak itu. Ini pembelian materai sebanyak 1.620 biji. Jadi kami Komisi I akan terus meminta laporan kepada dinas terkait,” kata Jajang Sulaeman, kepada BaskomNews.com, Selasa (14/1/2020).

Menurut Jajang, pembelian materai sebanyak 1.620 biji di Disdukcatpil patut dicurigai. Karena pada rapat awal pengajuanya hanya tertulis untuk pembelian materai. Sementara setelah rapat Banggar kedua dirubah lagi menjadi pembelian materai dan pengiriman dokumen.

“Ya wajar saja kami curiga. Setiap rapat judulnya berubah-rubah, akhirnya ditambah pengiriman dokumen KTP, KK dan surat kematian. Dan kami tanyakan juga dalam pengiriman dokumennya bagaimana, katanya kerjasama dengan Kantor Pos, sekali pengirimanya dikenakan tujuh ribu rupiah,” jelasnya.

Padahal, lanjut Jajang, blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab Karawang hanya 500 blanko. Artinya, anggaran sebesar ini apakah sesuai dengan programnya tersebut.

“Terus terang waktu rapat kami coret, dan meminta untuk mengangganti dengan program yang lainnya. Tapi gak tahu kok ternyata muncul di anggaran 2020. Tapi kita pastikan akan terus mengawasi dan mengawalnya,” pungkas Jajang.(red)