Komisi IV Nilai PHK Sepihak RS Lira Medika Pelanggaran Ketenagakerjaan

oleh -
Asep Syaripudin.

BaskomNews.com – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak tanpa dasar yang dilakukan Rumah Sakit Lira Medika Karawang terhadap karyawannya Refi Fitri Nasution dinilai merupakan pelanggaran ketenagakerjaan. Terlebih, PHK sepihak dilakukan ketika karyawan dalam kondisi hamil.

Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syaripudin mengatakan, proses PHK karyawan sudah memiliki aturanya tersendiri dalam UU Ketenagakerjaan. Terlebih, Karawang sendiri memiliki Perda Ketenagakerjaan yang sudah mengatur semuanya.

“Seharusnya pihak RS Lira Medika jangan melakukan keputusan sewenang-wenang terhadap karyawan, apalagi sampai menimbulkan dampak yang berkepanjangan,” kata Asep Syaripudin, kepada Baskomnews.com.

Oleh karenanya, sambung Asep, Komisi IV meminta kepada Disnakertrans untuk segera mencari solusi dalam mediasi terhadap Refi Fitri Nasution dengan RS Lira Medika. Namun jika dalam mediasi tidak menemukan solusi yang baik, maka Komisi IV DPRD Karawang akan memanggil atau mengunjungi langsung ke RS Lira Medika.

“Dalam mediasi semoga ada solusi terbaik dan bisa dipekerjakan kembali sebagai karyawan RS Lira Medika. Tapi kalo memang dalam mediasi tidak menemukan solusi, mungkin kami Komisi IV DPRD akan melakukan kunjungan ke RS Lira Medika atau mengundang RS Lira Medika,” jelasnya.(red)