Sebab Tewasnya 3 Mahasiswa di Gua Lele, Ini Kesaksian Senior Mapala Unsika

oleh -
Rizky Tedy Setiawan, saat menceritakan penyebab tewasnya 3 mahasiswa Mapala Unsika yang terjebak di dalam Gua Lele.

BaskomNews.com – Ada banyak versi informasi yang menyebabkan tewasnya 3 Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang tewas terjebak di dalam Gua Lele di Kampung Tanah Beureum Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, Senin (23/12/2019).

Meskipun pihak kepolisian belum memberikan keterangan resminya, tapi informasi pertama menyebutkan, jika tewasnya ketiga mahasiswa tersebut disebabkan karena kehabisan oksigen di dalam gua yang semakin pengap saat hujan deras turun.

Informasi kedua menjelaskan, ketiga mahasiwa tersebut tewas, karena luapan air bah dari luar gua saat hujan deras turun.

Namun demikian, Menurut Rizky Tedy Setiawan, senior Mapalaska Unsika menjelaskan, kegiatan mahasiswa Mapala Unsika di dalam Gua Lele tersebut merupakan simulasi pembuatan peta kontur Goa Cilele. Menurutnya, ini merupakan kegiatan evaluasi dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2013.

Namun na’as, saat beerada di kedalaman 70 meter, hujan deras terjadi di sekitar lokasi. Sehingga rongga-rongga goa yang terhubung dengan sungai Cibeet itu terisi air yang terus memenuhi dalam goa. Sehingga ketiga anggota Mapala itu terjebak dan terseret air sungai bawah tanah atau aliran karst. Sampai akhirnya ketiga mahasiswa meninggal dunia di dalam goa.

“Jadi air tidak datang dari atas pada perinsipnya. Air ini luapan air dari bawah, karena dari atas ini dari Loji sedang hujan deras sekali. Karena jam dua itu hujan sangat deras sekali sampai sore kita tahu semua,” papar Rizky Tedy Setiawan, saat berada di RSUD Karawang.

“Nah itu adalah air luapan dari sungai Cibeet sebenarnya. Air Cibeet masuk dari lubang yang dimana tempat air ini bisa masuk atau bisa juga keluar dari pembuangan di goa lele tersebut. Sekali lagi ini bukan air bah, tapi air luapan dari derasnya di bawah air prinsipnya,” terangnya.

Untuk diketahui sebelumnya, inilah identitas ketiga Mahasiswa Mapala Unsika yang meninggal di dalam Gua Lele :

  1. Erisa Rifiani Putri (P). TTL : Bogor 28 Maret 1999. Alamat Kampung Parung Tanjung Cibodas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Semester 1Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsika.
  2. Alief Rindu Alafah (L). TTL : Jakarta, 06 Januari 2001. Alamat Grya Parung Panjang D2/A No. 29 RT 03/04, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Semester 1Fakuktas FKIP Unsika Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  3. Ainan Fatimatuzahro (P). TTL : Banjarnegara, 25 Juli 2000. Alamat Desa Bojanegara RT 01/02, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Bajarnegara, Jateng. Semester 1Fakultas FIKES Unsika.

(red/BaskomNews)