Gua Lele Terbilang Mistis, Tim Lakukan Ritual Adzan Sebelum Evakuasi

oleh -
Detik-detik salah seorang tim evakuasi melakukan ritual adzan, sebelum melakukan proses evakuasi jenazah ketiga mahasiswa di dalam Gua Lele.

BaskomNews.com – Terlepas benar atau tidaknya, bagi sebagian warga sekitar, Gua Lele di Kampung Tana Beureum Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang yang telah menelan korban 3 Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unsiversitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) terbilang memiliki cerita mistis sendiri.

Sehingga sebelum melakukan evakuasi, salah seorang tim evakuasi sempat melakukan ritual adzan untuk keselamatan.

Berdasarkan cerita warga setempat, gua yang dikenal cukup terjal tersebut disebut dengan nama Gua Lele, karena alasan banyaknya ikan lele di dalam gua saat musim kemarau. Warga setempat mengaku sering mencari ikan lele di dalam gua.

Detik-detik tim evakuasi berhasil mengeluarkan jenazah mahasiswa yang terjebak di Gua Lele.

Sementara saat disingung kendala saat evakuasi, Karop Basarnas Jawa Barat, Rudi mengakui adanya kendala proses evakuasi dengan medan yang terjal di dalam Gua Lele. Medan gua yang berlika-liku dan sempit membuat tim cukup kesulitan mengevakuasi korban.

“Ada sedikit kendala, dengan medan berliku-liku di dalam. Kemudian, ruangan yang sempit dan butuh kerja ekstra. Butuh keahlian khusus yang temen-temen lakukan di dalam. Tapi alhamdulillah, bisa teratasi,” tutur Rudi, sesaat berhasil mengevakuasi ketiga korban meninggal dunia, Senin (23/12//2019) pagi.

Untuk himbauan keselamatan bagi elemen masyarakat lainnya yang akan berkunjung ke Gua Lele, Rudi menyarankan agar kegiatan pelatihan lain di Gua Lele harus mempertimbangkan cuaca dan kesiapan diri. Pelatihan apapun juga tetap harus berkoordinasi dengan pihak terkait yang ahli di bidangnya.

“Himbauan kami, sebelum melakukan kegiatan latihan dan semacamnya, para pelaku minimal mengetahui kondisi cuaca, kesiapan diri, kesiapan perlengkapan. Yang terpenting adalah berkoordinasi dengan pihak terkait yang berada di sekitar,” timpal Rudi.

Sementara itu diketahui, inilah identitas ketiga Mahasiswa Mapala Unsika yang meninggal di dalam Gua Lele :

  1. Erisa Rifiani Putri (P). TTL : Bogor 28 Maret 1999. Alamat Kampung Parung Tanjung Cibodas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Semester 1Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsika.
  2. Alief Rindu Alafah (L). TTL : Jakarta, 06 Januari 2001. Alamat Grya Parung Panjang D2/A No. 29 RT 03/04, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Semester 1Fakuktas FKIP Unsika Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  3. Ainan Fatimatuzahro (P). TTL : Banjarnegara, 25 Juli 2000. Alamat Desa Bojanegara RT 01/02, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Bajarnegara, Jateng. Semester 1Fakultas FIKES Unsika.

(red/BaskomNews)

BACA SEBELUMNYA : Evakuasi Berlangsung Sampai Pagi, 3 Mahasiswa Unsika Tewas di Gua Lele