Momen Spesial, Tapi Bukan Ajang Reuni Mantan

oleh -

BaskomNews.com – Tottenham Hotspur akan berhadapan dengan Chelsea pada pekan ke-18 Premier League 2019-2020, Minggu (22/12/2019). Ini menjadi momen spesial buat kedua manajer yang kembali bertemu sebagai lawan.

Tottenham saat ini berada di peringkat kelima, terpaut tiga poin dari Chelsea di tangga keempat. Jika menang, Tottenham akan menyamai perolehan poin Chelsea dan semakin menghidupkan peluang untuk bersaing di empat besar.

Dengan Son Heung-min, Dele Alli, Lucas Moura, dan Harry Kane di lini ofensif, Mourinho pasti siap memaksimalkan kesempatan ini untuk mengamankan tiga angka. Lampard sebaiknya berharap pasukannya tak tampil buruk seperti ketika dikalahkan Bournemouth 0-1 di Stamford Bridge pekan lalu.

Tottenham selalu menang dalam dua laga terakhirnya di Premier League, yang mana merupakan laga kandang. Sebaliknya, Chelsea selalu kalah dalam dua pertandingan terakhir, juga dalam dua pertandingan tandang terakhirnya di liga.

Form yang kontras ini membuat Tottenham layak lebih difavoritkan. Selain itu, Mourinho tentu tak ingin kalah lagi melawan mantan klubnya, seperti ketika ditekuk Manchester United beberapa waktu lalu.

Mourinho sendiri baru pernah sekali berhadapan dengan Lampard, yang notabene merupakan salah satu mantan pemainnya, sebagai pelatih. Pertemuan itu terjadi di putaran ke-3 EFL Cup musim 2018-2019.

Misi balas dendam diusung Mourinho karena pada pertemuan terakhir itu, ia kalah oleh bekas anak asuhnya sendiri. Oleh karena itu, pertandingan Tottenham kontra Chelsea bukanlah ajang reuni mantan. (Bola.com)