Cellica Minta ASN Netral di Pilkada, Ace : “Bohong Akh…!”

oleh -
Bupati Cellica - Ace Sudiar.

BaskomNews.com – Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana meminta agar para Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang bisa bersikap netral di Pilkada Karawang 2020. Bupati Cellica meminta ASN tidak terlibat dalam dukung mendukung Cabup atau Cawabup di Pilkada 2020 mendatang.

Merespon pernyataan Bupati Cellica yang notabene masih merupakan Ketua DPC Demokrat Karawang ini, politisi PDIP Karawang, Ace Sudiar menyindir dan mempertanyakan pernyataan Bupati Cellica tersebut. Pasalnya, Ace mengaku tidak percaya atas pernyataan Bupati Cellica yang meminta ASN untuk bersikap netral di Pilkada.

Karena menurut Ace, pernyataan Cellica ini berbanding terbalik dengan kegiatan bagi-bagi kaos Cellica di kegiatan senam ASN pada 11 Oktober 2019 lalu. Terlebih, kegiatan bagi-bagi kaos Cellica di halaman Pemda Karawang ini belum disikapi Bawaslu Karawang sampai saat ini.

“Akh… masa, bohong akh!. Kemarin-kemarin kan Cellica baru-baru aja bagi-bagi kaos kepada ASN. Parahnya, bagi-bagi kaos Cellica itu dilakukan secara terang-terangan di halaman Pemda Karawang. Sedikit media yang menyoroti atas persoalan ini. Dan sampai hari ini Bawaslu belum menindaklanjuti persoalannya,” tutur Ace Sudiar, Sabtu (14/12/2019).

BACA SEBELUMNYA : Bagi-bagi Kaos Teh Celli di Kegiatan Senam Pagi ASN

Ditambahkan Ace, beberapa kali Cellica terus menghimbau agar setiap ASN bisa bersikap netral di Pilkada. Namun secara terang-terangan Cellica malah menunjukan sikap yang tidak sesuai dengan ucapannya tersebut. Artinya, ucapan Cellica tidak satu kata dengan perbuatannya.

“Maka dulu saya sering menyampaikan bahwa untuk menjaga netralitas PNS dan menghindari penggunaan fasilitas Negara untuk kepentingan Pilkada calon petahana (baik bupati maupun wakilnya), maka harus cuti dulu di luar tanggungan Negara pada saat sudah ditetapkan calon oleh KPU, agar Pilkada yang digelar berasaskan keadilan,” timpal Ace.

Oleh karenanya, mantan Sekretaris DPC PDIP Karawang ini menghimbau, agar setiap ASN di Karawang tidak menjadi timses bupati ataupun wakil bupati. Karena siapapun yang terpilih nanti adalah pimpinan mereka.

“Akhiri sikap politik PNS, pertegaslah bahwa status mereka sebagai abdi Negara. PNS yang suka menjilat dengan terlibat langsung di Pilkada adalah mereka yang sesungguhnya PNS yang tidak memiliki kemampuan bekerja,” tegas Ace.

“Dan sekali lagi, mengenai pernyataan Bupati Cellica yang meminta ASN netral di Pilkada, maaf saya sama sekali tidak percaya. Dan kondisi politik di Karawang ini sudah menjadi rahasia umum. Siapapun pasti sudah tahu,” pungkas Ace. (red)

BACA SEBELUMNYA : Bupati Cellica Minta ASN Jaga Netralitas di Pilkada 2020