Hasrat Politik Mulyono yang Ingin Dampingi Cellica di Pilkada

oleh -
Dedi Mulyadi - Sukur Mulyono - Cellica Nurrachadiana.

BaskomNews.com – Setelah mendapatkan pesan tersirat dari Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait koalisi dengan Partai Demokrat di Pilkada Karawang 2020 mendatang, sejumlah nama dikabarkan telah dipersiapkan Partai Golkar untuk menjadi calon wakil atau mendampingi dr. Cellica Nurrachdiana.

Termasuk nama Ketua DPD II Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono juga masuk dalam kategori BalonWabup untuk mendampingi Cellica Nurrachadiana di Pilkada Karawang nanti.

Saat disinggung BaskomNews.com, terkait siapa nama BalonWabup dari Golkar Karawang yang akan mendampingi Cellica Nurrachadiana di Pilkada, H. Sukur Mulyono masih terkesan menjawab pertanyaan media dengan diplomatis.

“Sampai hari ini kita baru bicara kerangka koalisi partai, belum berbicara langkah kedua terkait dengan siapa yang akan menjadi calon pendamping (BalonWabup). Nanti sesionnya masih panjang,” tutur Ketua DPD II Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono, Kamis (12/12/2019).

Apakah Ketua Mulyono ada hasrat politik menjadi Cawabup untuk mendampingi Cellica?

“Nanti kita lihat saja,” jawab singkat Mulyono.

Sekali lagi ada atau tidak hasrat politik untuk mendampingi Cellica di Pilkada?

“Saya bilang nanti kita lihat. Tong maksa harus dijawab ayeuna nya (jangan memaksakan harus dijawab sekarang ya),” timpal Mulyono, sambil tersenyum.

Namun demikian, kepada BaskomNews.com Mulyono memberikan isyarat politiknya yang ‘siap’ mendampingi Cellica Nurrachadiana di Pilkada Karawang. Karena sebagai kader partai, ia mengaku akan siap melaksanakan perintah partainya.

“Karen kita kader partai. Kalau partai memerintahkan, ya kita siap. Tapi kalau partai ada alasan yang lain (tidak memilih Mulyono), kita juga siap. Apapun keputusan partai akan kita laksanakan,” timpal Mulyono.

Selain nama dirinya sebagai BalonWabup yang akan mendampingi Cellica Nurrachadiana di Pilkada, Mulyono juga mengaku ada sejumlah nama lain yang dibicarakan diinternal partainya. Yaitu seperti Suryana (Sekretaris DPD Golkar Karawang) dan Asep Syripudin (Anggota DPRD Karawang Fraksi Golkar).

Disinggung mengenai nama H. Aep Saepulloh (pengusaha kawakan Karawang), Mulyono mengaku tidak ingin berbicara lebih jauh di luar internal partainya.

“Kita bicara di internal Golkar dulu. Kalau H. Aep kan di luar internal Golkar. Di internal kita punya kader. Tapi semua kader itu pacun sama perintah partai. Karena ada mekanisme yang harus dilalui,” pungkas Mulyono, yang sambil menegaskan ada arahan dari Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartato, jika setiap Ketua DPD II Golkar di setiap daerah harus maju di Pilkada 2020. (red)

BACA SEBELUMNYA : Golkar Terang-terangan Bakal Koalisi dengan Demokrat di Pilkada Karawang