Sidak Pencemaran Cibe’et, Kang Jimmy Tegaskan Pindo Deli 3 Harus Perbaiki dan Tambah Water Treatment

oleh -

BaskomNews.com – Beberapa hari ke belakang, para penggiat lingkungan tengah menyorot persoalan pembuangan limbah PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills 3 ke aliran Sungai Cibe’et dan Cikereteg. Menanggapi persoalan ini, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamkhsyari (Kang Jimmy) melakukan sidak ke lokasi Water Treatment perusahaan di Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Selasa (12/11/2019).

Sekitar pukul 11.00 WIB, Kang Jimmy tiba di lokasi dan langsung disambut puluhan masyarakat setempat yang terus berteriak ‘hidup Kang Jimm’ dan ‘hidup Panglima Santri’.

Setelah melakukan pengecekan secara langsung, Kang Jimmy menyimpulkan, bahwa PT Pindo Delli 3 harus segera memperbaiki dan menambah Water Treatment. Karena Water Treatment yang ada sudah tidak cukup menampung.

“Akan menjadi percuma jika kali Cibeet dan Cikereteg akan dinormalisasikan, namun perusahaan tidak mau memperbaiki dan menambah Water Treatment-nya. Tolong, ini menjadi wajib banget, ketika saya ngecek ke lapangan, kalau satu saja sudah tidak nampung,” kata Kang Jimmy, kepada perwakilan PT Pido Delli 3.

Menurut Kang Jimmy, menambah Water treatment  dan memperbaiki yang sudah ada adalah solusi untuk persoalan ini. “Temen-temen lingkungan dan masyarakat kan kata kuncinya tidak ada lagi pencemaran,” tanya Kang Jimmy kepada semua yang mengikuti diskusi dalam sidak.

Kang Jimmy juga menegaskan, dalam waktu tiga sampai tujuh hari PT Pindo Delli 3 harus segera memperbaiki Water Treatment. Perusahaan diminta Kang Jimmy untuk memberikan laporan kepadanya dalam perkembanga persoalan ini.

“Dengan waktu yang instan ini, saya minta temen-temen lingkungan, tokoh masyarakat dan perusahaan Pindo Delli untuk melaporkan  ke saya. Percaya deh sama saya kang, saya mau datang ke sini, percaya saya belum masuk angin, saya belum terima apa-apa. Mungkin kalau saya sudah terima lain-lain, gak mungkin saya berani ngomong tegas seperti ini,” katanya.

Kang Jimmy juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bertindak yang melawan hukum, seperti menutup perusahaan atau memboikot.

“Saya minta sama temen-teman lingkungan, masyarakat jangan berlaku, bertindak sesuatu yang melawan hokum. Jika pintu perusahaan ditutup diboikot, itu udah melawan hukum. Dan saya tidak akan menjadi bagian perjuangan yang melawan hukum. Mari kita berjuang secara tegas, tapi tetap pada koridor hukum,” pinta Kang Jimmy.

Masih dikatakan Kang Jimmy, jika perusahaan PT Pido Delli 3 tidak ada perkembangan dalam waktu yang singkat untuk memperbaiki, Kang Jimmy mengaku siap untuk kembali mendatanginya dengan cara yang berbeda.

“Kalau tidak ada perkembangan, baru saya akan datang dengan cara yang lain. Mohon sewu saya, kalo saya sudah baik-baik datang seperti bapak yang melindungi masyarakatnya, yang melindungi investasi,  mohon sewu Pak Apindo, punten Pak Kadin, negeri ini negara hukum, saya pasti datang dengan cara ya seperti koboy,” tegas Kang Jimmy.(red)