Dugaan Jual Beli Popok Bayi Rijek, Komisi III Sidak PT Softex Indonesia

oleh -
Rombongan sidak Komisi III DPRD Karawang saat mengecek gudang limbah PT Softex Indoneesia.

BaskomNews.com – Komisi III DPRD Karawang melakukan infeksi mendadak (sidak) ke PT Softex Indonesia, Senin (11/11/2019). Hal itu dilakukan menindaklanjuti adanya informasi yang disampaikan Ketua Barak Indonesia Sutedjo melalui media online beberapa waktu lalu yang menyatakan adanya dugaan jual beli limbah popok bayi rijek oleh oknum perusahaan dan oknum pegawai Desa Wanasari.

“Kita melakukan sidak sekaligus hearing dengan manajemen PT Softex yang ada di daerah Wanasari bersama DLHK bersama pemerintah desa setempat yang diwakili oleh sekdesnya,” kata anggota Komisi III DPRD Karawang, Taufik Ismail.

Lebih lanjut Pipik menyampaikan, dalam sidak yang dikakukan Komisi III ini mempertanyakan kepada manajemen perusahaan terkait informasi jual beli limbah popok bayi rijek yang dilakukan oleh pengelola limbah PT Softek Indonesia.

“Komisi III mempertanyakan isu yang terjadi di luaran terkait penjualan kembali limbah popok bayi rijek. Kita survei ke gudangnya langsung, kita melihat gudang-gudanya, karena pengelolaan limbah itu dikelola oleh BUMDes setempat. Sejauh penglihatan kita tidak ada hal-hal di luar peraturan. Karena hanya ada plastik-plastik hasil dari produk Softex yang dikelola,” katanya.

Selain itu, samung Kang Pipik (sapaan akrab), Komisi III juga mempertanyakan pengelolaan limbah oleh pihak ketiga. Komisi III juga memberikan saran, agar tidak dilakukan penimbunan terhadap limbah softek.

“Mereka (perusahaan) tidak mengakui. Mereka juga melarang keras jika ada jual beli limbah popok rijek. Jika ada proses jual beli limbah tersebut, manajemen akan memutus kontrak dengan pengelolanya,” kata Kang Pipik. (iql)