Kereta dari Purwakarta Bisa Langsung Menuju Surabaya dan Malang

oleh -

BaskomNews.com – Penumpang kereta api dari Stasiun Purwakarta bisa langsung menuju Surabaya Gubeng dan Malang Jawa Timur maupun sebaliknya. Perubahan itu mengikuti Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019 yang berlaku mulai 1 Desember 2019.

“Pada Gapeka 2017 sebelumnya, perjalanan ke arah timur dari Stasiun Purwakarta hanya sampai Purwokerto (Jawa Tengah) sekarang ada yang sampai Malang,” kata Manajer Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 2 Bandung, Noxy Citrea, Senin (11/11/2019).

Penetapan Gapeka 2019 itu berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781/2019. Tujuannya, kata Noxy, adalah untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan terhadap layanan kereta api yang dapat diandalkan.

Selain menambah jangkauan perjalanan, PT KAI juga menambah jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Purwakarta. “Gapeka 2019 mengubah hingga 98 persen perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung, termasuk di antaranya untuk Purwakarta,” ujar Noxy.

Perubahan itu antara lain KA Ciremai dari Bandung ke Purwakarta, Cikampek, Cirebon dan Semarang Tawang yang semula berangkat pukul 6.15 menjadi 8.10 mulai 1 Desember 2019. Kereta tersebut dijadwalkan tiba di Stasiun Purwakarta pada pukul 9.48 sedangkan dari Semarang Tawang tiba di Purwakarta pukul 12.40.

Untuk kereta api yang menuju wilayah timur pulau Jawa, jumlah keberangkatan dari Stasiun Purwakarta ditambah dari dua kali menjadi empat kali. “Dulu dari Purwakarta hanya KA Serayu, sampai ke Purwokerto. Sekarang ada yang langsung ke Malang dengan KA Malabar dan Mutiara Selatan,” kata Noxy.

Ia merinci jadwal keberangkatan KA Serayu tujuan Purwokerto dari Stasiun Purwakarta ialah pukul 11.00 dan 23.00. Sedangkan KA Malabar dari Stasiun Purwakarta yang berangkat pada pukul 17.40 dijadwalkan tiba di Malang pada pukul 11.25.

Untuk KA Mutiara Selatan dengan tujuan Malang, jadwal keberangkatan dari stasiun Purwakarta pada pukul 18.48 dengan jadwal tiba di Malang pukul 13.10. Sedangkan dari arah sebaliknya kereta dari Malang tidak berhenti di Stasiun Purwakarta melainkan langsung ke Gambir.

“Jika sebelumnya dari Stasiun Purwakarta menuju Stasiun Pasar Senen hanya menggunakan KA ekonomi Serayu, kini bisa juga naik KA Malabar. Dengan KA Malabar dan Mutiara Selatan, penumpang dari Purwakarta juga bisa ke Jogjakarta, Solo dan Surabaya Gubeng,” tutur Noxy.

Sementara Kepala Stasiun Purwakarta, Rudi Gumilar berharap penambahan jadwal dan jangkauan perjalanan KA bisa menambah penumpang dari Purwakarta. Ia menyebutkan jumlah penumpang dari tempatnya bisa mencapai rata-rata 1.200 orang per hari setiap akhir pekan.

“Menurut laporan Daop 2 Bandung secara keseluruhan target penumpang selama 2019 sebanyak 18.910.978. Sedangkan di 2020 targetnya naik lima persen menjadi 19.028.155 penumpang,” kata Rudi saat mendampingi Noxy di Stasiun Purwakarta.

Menurutnya, banyak di antara penumpang yang menggunakan kereta api ke Purwakarta dengan tujuan rekreasi, khususnya penumpang kereta lokal. Rudi mengatakan, tiket kereta lokal saat ini sudah bisa dibeli melalui aplikasi resmi PT KAI seharga Rp6.000-8.000. (PR)