Wiskul Galuh Mas 2019, Nongkrong Bareng Keluarga sambil Nikmati Jajanan Tradisional

oleh -
BERSANTAI. Setelah lelah berbelanja, beberapa pengunjung mall Galuh Mas terlihat bersantai bersama keluarg di Wiskul 2019.

BaskomNews.com – Tidak seperti biasanya, deretan para Pedagang Kaki Lima (PKL) ini bisa anda temui di lobi atau halaman depan Festive Walk Galuh Mas Karawang. Dari mulai pukul 10 pagi sampai 10 malam, lidah setiap pengunjung Fetive Walk akan dimanjakan dengan 25 tenant ‘jajanan tradisional’ dalam gelaran Wisata Kuliner (Wiskul) yang berlangsung dari 25 Oktober hingga 10 November 2019.

Namanya juga wisata kuliner jajanan tradisional, tentu saja tidak akan sampai ‘meludeskan’ isi kantong anda. Dengan harga terjangkau, setiap suguhan jajajan di wisata kuliner ini merupakan produk asli UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) masyarakat Karawang yang ikut berpartisipasi meramaikan Wiskul Galuh Mas 2019.

Setelah anda merasa ‘cape’ atau lelah berbelanja, atau hanya ingin sekedar bersantai sambil nongkrong bersama keluarga atau teman dekat, maka berbagai jajanan tradisional seperti batagor, somay, cakwe, tahu gejrot, pempek, mendoan, nasi pecel, hingga berbagai macam jajanan gorengan lainnya bisa anda nikmati.

Bagi anda penikmat ‘makanan laut’, jajanan seafood, cumi-cumi sampai kerang juga bisa dengan mudah didapatkan di gelaran Wiskul 2019 yang rencananya akan menjadi event tahunan Galuh Mas Karawang ini.

SUASANA. Sekitar 25 tenant dari para pelaku UMKM memeriahkan Wiskul Galuh Mas 2019.

Kemudian, setelah perut anda dimanjakan dengan berbagai macam jajanan tradisional, anda juga bisa menikmati berbagai minuman tradisional seperti es jeruk, es cendol, sampai berbagai minuman segar lainnya. Atau anda bisa menyegarkan kembali tenggorokan anda dengan minuman ‘Teh Pucuk Harum’, sebagai sponsorship utama dalam gelaran Wiskul 2019 Galuh Mas Karawang ini.

“Selain menyuguhkan jajanan tradisional, pengunjung juga bisa mengikuti keseruan lainnya. Yaitu seperti lomba makan nasi goreng, lomba makan mie pedas, hingga lomba memasak,” tutur EO Believeart Project Wiskul 2019, Anaz Ramdani.

Wiskul Galuh Mas Berdayakan Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah

Kehadiran mall atau pasar modern di setiap daerah biasanya akan ‘mematikan’ roda perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Karena alasan tidak mampu bersaing dalam hal inovasi suguhan produk yang dihadirkan. Para pelaku UMKM biasanya akan mulai ‘gulung tingkar’ ketika mulai menjamurnya mall atau pasar modern di daerah.

Berbeda halnya dengan kehadiran berbagai pasar modern oleh Galuh Mas Karawang, kehadirannya justru telah menghapus image negatif ‘Seperti Tikus Mati di Lumbung Padi’ bagi setiap para pelaku UMKM di Kota Pangkal Perjuangan.

Berbagai event yang melibatkan langsung para pelaku UMKM Karawang telah digelar Galuh Mas. Termasuk Wiskul 2019, kegiatan ini digelar untuk memberdayakan perekonomian masyarakat menengah ke bawah, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Bahkan rencananya, pada Desember 2019 mendatang, Galuh Mas akan kembali menggelar event tahunan yang hamir serupa, dengan tajuk ‘Pasar Festival 2019’. Keren bukan…!

PELAYANAN. Sambil teersenyum, salah seorang pedagang nasi pecel di Wiskul 2019 sedang melayani pembeli.

Seharusnya seperti inilah konsep bangunan roda perekonomian yang harus diciptakan antara pemerintah, pengusaha, serta masyarakat sebagai objek pembangunan perekonomian daerah. Sinergitas untuk membangun roda perekonomian daerah dari ketiganya harus menjadi landasan daya saing di dalam memajukan perekonomian daerah.

Seperti halnya yang dilakukan Galuh Mas Karawang, kehadiran beragam pasar modern melalui tenant yang disuguhkannya tidak membuat para pelaku UMKM Karawang ‘mati kutu’. Keduanya justru bersinergi di dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang dijual.

Tidak terlepas dari persoalan di atas, yang pasti gelaran Wiskul 2019 Galuh Mas ini telah membuat para pelaku UMKM Karawang ‘tersenyum’. Karena kini penghasilan jualan jajanan tradisional mereka telah bertambah dua kali lipat dari biasanya. Khususnya di hari libur (sabtu dan minggu), saat para pengunjung mall Galuh Mas memludak, kondisi tersebut menjadi keuntungan berlebih bagi para pelaku UMKM yang terlibat di Wiskul 2019.

“Melalui Wiskul 2019 ini, penghasilan mereka (para pelaku UMKM) bisa lebih meningkat. Dua, tiga, sampai empat kali lipat. Suasana tenant akan semakin ramai ketika hari libur,” tandas Anaz Ramdani. (Adk/Feature)