Bapenda Sebut Ada Kenaikan dari Pajak Daerah Lainnya

oleh -176 views
Adjat.

BaskomNews.com – Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pendaftaran dan Penetapan Pajak Daerah Lainnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Adjat menyebut ada kenaikan yang cukup signifikan dari pajak daerah lainnya sebesar 3,2% atau sebesar 12,3 miliar rupiah.

“Realisasi di triwulan ke-4 dan dilaksanakan perubaham APBD tahun 2019 untuk PLD ada kenaikan sebesar 3,2% atau di sebesar 12,3 miliar dari target sebelumnya di anggaran murni sebesar 383,1 miliar rupiah menjadi 3,5,4 miliar rupiah,” kata Adjat, Kamis (8/10/2019).

Adjat juga menjelaskan, kenaikan signifikan tersebut disebabkan realisasi di sektor pajak restoran yang di triwulan ke 3 hampir tercapai target, serta adanya penambahan potensi, dimana poin inilah yang menyumbang pajak daerah lainnya.

“Ada potensi dan realisasi dari pajak restoran di triwulan ke 3 yang mencapai 92,3% atau 81,4 miliar dari target di anggaran murni sebesar 88,2 miliar rupiah,” terangnya.

Oleh sebab itu, kata Adjat, yang masuk ke dalam pajak daerah lainnya sebanyak 9 poin pajak adalah pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak PPJ, pajak parkir, pajak sarang burung walet, pajak air tanah dan pajak mineral bukan logam.

“Mengacu pada Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang pajak daerah, ada 9 poin pajak daerah lainnya ditambah PBB dan BPHTB. Untuk keseluruhan pendapatan di triwulan 3 adalah sebesar 78,52% atau sebesar 300,8 miliar rupiah,” katanya.

Ditambahkan Adjat, pendapatan terkecil dari ke 9 poin PDL adalah dari pajak sarang burung walet di tahun 2019 yang hanya berjumlah 5 Wajib Pajak (WP).

“Untuk yang terkecil adalah pajak sarang burung wallet, yaitu dari target adalah 10 juta dan sudah tercapai sebesar 44,5% atau 4,5 juta rupiah, karena itu cuma dari 5 WP,” tandasnya. (iql)