Sherly : “Perubahan Besar Tidak akan Terjadi Tanpa Peran Anak Muda”

oleh -
Usai talk show, Pimpinan Redaksi BaskomNews.com, Sherly Annavita, peserta talk show dan salah seorang tokoh masyarakat Karawang, Ustadz Dedi Sudarajat mendokumentasikan diri.

BaskomNews.com – Talk show dengan tema ‘Peran Pemuda Dalam Membangun Peradaban di Era Milenial’ yang digelar di Pendopo Katuangan Kabupaten Karawang Jawa Barat sukses digelar, Jumat (27/9/2019) malam.

Talk show yang menghadirkan narasumber Milenial Influencer, Sherly Annavita ini mendiskusikan tentang perubahan besar peradaban bangsa Indonesia pasca 74 tahun merdeka.

Dalam penyampaiannya di depan ratusan pemuda-pemudi Kota Pangkal Perjuangan, Sherly menjelaskan, jika anak muda yang sukses di masa mendatang adalah mereka yang sudah mempersiapkannya hari ini.

Sherly juga menegaskan, tongkat estapet kepemimpinan negeri ini akan terus bergulir. Maka sudah menjadi kewajiban bagi setiap generasi muda untuk mempersiapkan dirinya masing-masing, untuk menjadi pemimpin di negeri ini kelak.

“Jangan berpikir hal-hal besar, ketika kebiasaan yang kita lakukan adalah hal-hal kecil. Karena perubahan diri kita tergantung dari apa yang kita baca, apa yang kita lihat dan dengan siapa kita bergaul,” papar Sherly.

“Perubahan besar tidak akan terjadi tanpa adanya peran anak muda. Anak muda harus bersiap, karena memang sekarang zamannya anak muda. Sebentar lagi akan ada gelombang besar yang akan diisi oleh anak-anak muda,” katanya.

Saat kita berbicara perubahan besar, terang Sherly, maka cara yang paling efektif adalah dimulai dari diri kita sendiri dan mindset yang digunakan. Karena mindset adalah partikel terkecil perubahan pada diri seseorang.

“Kita mulai lihat lagi, kita menghabiskan sehari-hari itu dengan apa, dengan siapa, membaca apa, melihat apa. Untuk temen-temen muda yang masih kebingungan, cari mentor yang sebanyak-banyaknya. Kita mulai isi waktu muda kita. Karena waktu muda tidak akan datang dua kali,” tegas Sherly.

Kembali dijelaskan Sherly, anak muda adalah mereka yang memiliki waktu dan energi dua kali lipat lebih banyak. Sehingga potensi atau kelebihan itu harus dapat dimanfaatkan dengan cara yang baik.

“Kalau ada seratus alasan anak muda menunda ingin apa dia nanti 10-15 tahun mendatang, maka pastikan ada seribu satu alasan untuk memulainya hari ini, detik ini juga, saat ini juga,” katanya.

“Cukup satu alasan untuk memulainya hari ini, keep going and keep moving. Karena mungkin hanya satu alasan itu utuk membuat kita sampai kepada pada kesempatan selanjutnya,” paparnya.

Berdasarkan pantauan BaskomNews.com di lokasi, kegiatan talk show ini juga diisi dengan kegiatan lelang beberapa buku koleksinya Sherly Annavita. Hasil dari lelang buku akan didonasikan untuk bencana kabut asap di Riau-Sumatera Selatan.(red)