5 Orang Sudah Kembalikan Form Pendaftaran Balonbup PDIP

oleh -552 views
Penjaringan terbuka Balonbup dan Balonwabup DPC PDIP Karawang.

BaskomNews.com – Terhitung Kamis (19/9/2019) sampai pukul 18.30 WIB, sudah 5 pendaftar bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Karawang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia penjaringan terbuka Balonbup dan Balonwabup DPC PDIP Karawang.

Sementara itu, jadwal pendaftaran seleksi terbuka Balonbup dan Balonwabup DPC PDIP Karawang ini akan ditutup Jumat besok (20/9/2019), sampai pukul 00.00 WIB.

Sekretaris penjaringan terbuka, Dede Anwar mengatakan, dari tanggal 4-19 September 2019, sudah ada 8 orang tokoh yang mengambil formulir pendaftaran. Sementara itu, baru 5 pendaftar yang sudah mengembalikan formulir kepada panitia.

Diantaranya, H. Ahmad Zamakhsyari (Ketua DPC PKB Karawang), H. Jenal Arifin (Wakil Bendahara DPC Demokrat Karawang), Yono Kurniawan SH (kader PDIP Karawang/Praktisi Hukum), H. Daday Hudaya (tokoh masyarakat), serta Aking Saputra (pengusaha).

“Kemungkinan besok (jumat, red) masih ada yang ngambil formulir dan menyerahkan berkas formulir. Pak Toto Suripto (poitisi PDIP) katanya baru akan mengembalikan formulir besok,” tutur Dede Anwar, saat dihubungi via ponselnya oleh BaskomNews.com.

Dijelaskan Dede, ada kemungkinan jadwal penjaringan terbuka ini akan diperpanjang. Namun semuanya tergantung dari arahan kebijakan DPP PDIP. “Bisa saja kemungkinan diperpanjang jadwalnya. Tapi kami masih menunggu arahan DPP,” timpal Dede Anwar.

Sesuai jadwal awal, sambung Dede, penjaringan terbuka Balonbup dan Balonwabup DPC PDIP Karawang ini akan ditutup pada 20 September 2019. Sementara tanggal 21 September, berkasnya akan diserahkan kepada DPD PDIP Jawa Barat.

“Berkas diserahkan ke DPD pada 21 September, dan 22-23 adalah penggodogan di DPD Jawa Barat. Kita tunggu saja sampai besok siapa yang masih akan mengambil dan mengembalikan formulir,” pungkas Dede Anwar.(red)

BACA SEBELUMNYA : Penjaringan Balonbup PDIP : 8 Mendaftar, Baru 1 Kembalikan Formulir