HUT Karawang ke-386, DLHK Bersih-bersih Eceng Gondok yang Menyumbat Irigasi

oleh -82 views
Kepala DLHK Wawan Setiawan, Camat Batujaya Rohmana, serta unsur Muspika lain terlibat langsung membersihkan eceng gondok di Irigasi Desa Telukbango.

BaskomNews.com – Ratusan penggiat lingkungan bersama warga gotong royong membersihkan eceng gondok yang menyumbat aliran irigasi di Desa Telukbango Kecamatan Batujaya, Rabu (11/9/2019). Puluhan ton eceng gondok yang bercampur dengan sampah ini berhasil diangkut.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang ini masih dalam rangkaian kegiatan menyambut HUT Karawang ke-386 tahun.

Kepala DLHK Wawan Setiawan, Camat Batujaya Rohmana, serta unsur Muspika lainnya terlibat langsung dalam kegiatan bersih-bersih irigasi dari sampah eceng gondok ini.

Kepal DLHK, Wawan Setiawan mengatakan, kegiatan pembersihan sungai itu dilakukan di tiga titik yang menyumbat aliran sungai ke area persawahan. “Kita sebelumnya telah melakukan rapat dan menerjunkan kurang lebih lima ratus orang dari penggiat lingkungan dan warga setempat,” kata Wawan Setiawan.

Melalui kesempatan ini, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengaku sangat mengapresiasi kepada warga Desa Telukbango yang sudah antusias ikut dalam program bersih-bersih eceng gondok di saluran irigasi ini.

Menurut Bupati, sterilisasi sungai maupun setiap aliran sungai yang mengarah ke sungai Citarum akan terus dilakukan, demi mengembalikan keasrian sungai Citarum yang sanggat berguna sebagai pengairan sawah.

“Tak hanya anak sungai atau sungai Citarum, upaya sterilisasi sungai Citarum juga dilakukan melalui sosialisasi Citarum Harum terhadap masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di setiap bantaran sungai Citarum,” katanya.

Guna segera terealisasinya Citarum yang bersih, Bupati meminta dukungan dan peran serta seluruh masyarakat untuk mencitai lingkungan sekitar.

“Salah satunya diawali dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah ke sungai, serta meninggalkan cara konvensional kebiasaan BAB di aliran sungai”, tutup bupati.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *