Hanya Terserap 50%, DPRD akan Evaluasi Program Beasiswa Karawang Cerdas

oleh -126 views
DPRD Karawang akan melakukan evaluasi terhadap program beasiswa Karawang Cerdas, karena hanya terserap 50% pada tahun 2018. (foto dok)

BaskomNews.com – Program ‘Beasiswa Karawang Cerdas’ hanya terserap sebesar 50% di tahun 2018. DPRD Karawang mengaku tidak pernah dilibatkan dalam teknis pembahasannya. Padahal anggaran sebesar Rp 5 miliar yang dialokasikan program ini di tahun 2018 sudah disetujui DPRD Karawang.

Wakil Ketua I DPRD Karawang, Endang Sodikin mengatakan, dirinya hanya mendapatkan laporan terkait kegiatan atau program saja untuk diberi dan disetujui anggarannya, namun secara teknis pembahasan, dinas tidak pernah melibatkannya.

“Laporan Disdik untuk program Karawang Cerdas tahun 2018 hanya terserap 50%, tidak dijelaskan secara detail teknis dan penjelasannya pada kita DPRD,” tutur Endang Sodikin, Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut Endang juga mengaku tidak mengetahui secara jelas quota yang mendapatkan program Beasiswa Karawang Cerdas ini. Sehingga dirinya tidak dapat menjelaskan secara detail berkaitan dengan program ini. Endang bahkan mempertanyakan tingkat efektivitas dari program beasiswa tersebut.

“Jumlah penerima bantuan beasiswa itu berapa dari aaggaran sebesar 5 miliar yang kami anggarkan di 2018. Dan 8 miliar tahun 2019 saya tidak mengetahuinya. Lemudian seberapa besar efektivitas dari program itu,” tanya balik Endang.

Atas persoalan ini, Endang Sodikin berjanji akan mengevaluasi program Beasiswa Karawang Cerdas, pasca pimpinan definitif dan komisi DPRD Karawang resmi terbentuk. “Setelah nanti pimpinan definirif terbentuk kita akan melakukan evaluasi dan menanyakan secara jelas terkait program ini pada Disdik,” tandasnya.

Untuk diketahui, program Karawang Cerdas merupakan program beasiswa yang digagas sejak tahun 2017, direalisasikan pada tahun 2018 dengan anggaran sebesar 5 miliar dengan 2 jalur, yaitu jalur presatasi dan jalur tidak mampu. Sementara di tahun 2018 ini dianggarkan kembali sebesar 8 miliar dengan penambahan satu jalur, yaitu jalur PNS (Pegawai Negeri Sipil).(iql)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *