Anggaran Pilkada Karawang 2020 Lebih Besar, KPU Ajukan 79 Miliar

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid.

BaskomNews.com – KPU Karawang mengajukan Rp 79 miliar ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Anggaran Pilkada Karawang tahun mendatang lebih besar, jika dibandingkan dengan Pilkada Karawang tahun 2015 lalu dengan nilai Rp 63 miliar.

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid mengatakan, naiknya anggaran untuk prosesi Pilkada Karawang 2020 itu lantaran beberapa faktor, diantaranya karena penambahan jumlah TPS, jumlah pasangan calon dan jumlah pemilih.

Pihaknya pun memprediksi bahwa jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipastikan bertambah. Dari sebelumnya 2.628 TPS pada Pilkada 2015, kini bakal menjadi sekitar 3.530 TPS untuk Pilkada 2020 mendatang.

“Dampak dari meningkatnya jumlah pemilih ini naiknya juga jumlah TPS, (Pilkada Karawang) 2015 itu 2.628 (TPS), prakiraan ke depan (Pilkada Karawang 2020) itu 3.530,” kata Miftah Farid, kepada BaskomNews.com.

Sehingga ditegaskan Farid, kebutuhan anggaran pada Pilkada Karawang 2020 seperti fasilitas, prasarana dan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga dipastikan bakal mengalami kenaikan yang lumayan signifikan.

Farid menerangkan, sesuai amanat Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 yang tertuang dalam pasal 341 ayat 1 menyebutkan, perlengkapan kotak suara untuk pemungutan suara harus bersifat transparan.

“Sehingga mutlak ke depan kami harus mengadakan jumlah kotak suara dan bilik suara sejumlah (3.530) TPS, karena kotak suara dan bilik suara yang ada sekarang itu sudah tidak sesuai Undang-undang,” pungkas Farid.(zay)

SHARE