Perebutan Jabatan DPRD Makin Memanas, Endang Sodikin Klaim Dirinya yang Lebih Berhak

oleh -364 views
Endang Sodikin (kiri) saat mengajukan nama dirinya untuk menjadi Pimpinan DPRD Karawang ke Sekretaris DPRD Karawang, Agus Mulyana (kanan), Rabu (31/7/2019).

BaskomNews.com – Persoalan perebutan jabatan pimpinan DPRD Karawang di internal Partai Gerindra Karawang semakin memanas. Setelah sebelumnya Ketua DPC Gerindra Karawang, Ajang Supandi mengajukan nama dirinya sendiri untuk menempati posisi Wakil Ketua I DPRD Karawang ke Sekretariat DPRD Karawang, kini giliran Sekretaris DPC Gerindra Karawang, Endang Sodikin yang mengklaim bahwa dirinya-lah yang lebih berhak menempati posisi Wakil Ketua I DPRD Karawang.

Mengaku telah mendapat mandat dari DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Rabu (31/7/2019), Endang Sodikin mengajukan surat usulan nama dirinya untuk menjadi pimpinan sementara Wakil Ketua I DPRD Karawang. Karena menurut Endang Sodikin, dengan munculnya surat yang dikeluarkan oleh DPD Partai Gerindra Jawa Barat, secara otomatis menggugurkan pengajuan surat rekomendasi yang sebelumnya dikeluarkan oleh DPC Partai Gerindra Karawang.

“Saya hanya menjalankan mandat dari wilayak kok, dimana surat yang dikeluarkannya menunjuk saya yang menjadi pimpinan sementara di DPRD Karawang dari Partai Gerindra. Dan saya sampaikan suratnya sekarang,” tutur Endang Sodikin, saat menyampaikan surat usulan kepada Sekretaris DPRD Karawang, Rabu (31/7/2019).

Lebih lanjut, Endang Sodikin menilai, jika surat yang dikeluarkan oleh DPC Gerindra Karawang sebelumnya sudah cacat secara hukum, karena tidak melibatkan dirinya sebagai Sekretaris dalam penandatanganan surat.

“Kalau di lihat dari legalitas surat yang sebelumnya dikeluarkan, ya cacat secara hukum. Karena hanya ditandatangani oleh ketua dan wakil ketua. Seharusnya kan ditandatangani oleh ketua dan saya sebagai sekretaris,” katanya.

Disinggung soal apakah dirinya dilibatkan dalam proses keluarnya nama Ajang Supandi sebagai pimpinan di DPRD Karawang dari Partai Gerindra, Endang mengaku tidak pernah dilibatkan. Menurutnya, keputusan tersebut mutlak didasari oleh subjektivitas keputusan Ajang Supandi selaku ketua.

“Saya tidak tahu menahu, karena tidak pernah dilibatkan dalam prosesnya, dan keputusan itu hanyalah keputusan yang didasari oleh subjektif ketua sendiri, tanpa dilakukan mekanisme rembung atau musyawarah. Maka dari itu, dasar munculnya surat dari DPD yang menunjuk saya sebagai pimpinan DPRD dari Gerinda adalah karena keputusan yang dibuat oleh DPC tanpa mekanisme selayaknya sebuah organisasi dalam menentukan keputusan,” timpal Endang Sodikin.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPRD Karawang, Agus Mulyana mengaku akan segera berkoordinasi dengan semua pihak Partai Gerindra. Karena sampai saat ini surat rekomendasi untuk pimpinan DPRD Karawang dari Partai Gerindra Karawang masih memunculkan dua nama, yaitu Ajang Supandi dan Endang Sodikin.

Padahal ditegaskannya, yang harus menjadi pimpinan DPRD Karawang dari Partai Gerindra hanya boleh satu nama. “Kami akan segera berkoordinasi dengan Gerindra, walau ada dua surat, tapi hanya satu yang jadi pimpinan DPRD nanti,” tandas Agus Mulyana. (iql)

BACA SEBELUMNYA : Ketua dan Sekretaris Gerindra Karawang “Berebut Jabatan Pimpinan DPRD”