Jauh-jauh dari Papua, DPRD Sorong Igin Belajar Pembuatan Batu Bata Merah ke Karawang, Eh… Ternyata?

Studi banding DPRD Kabupaten Sorong saat hanya bisa diterima oleh Sekretariat DPRD Karawang, Rabu (17/7/2019).

BaskomNews.com – Rabu (17/7/2019), rombongan DPRD Kabupaten Sorong Papua tiba di Kota Pangkal Perjuangan. Kedatangan mereka ke DPRD Karawang dalam rangka studi banding untuk belajar industri pengembangan pembuatan batu bata merah non bakar.

Namun sayangnya, tidak ada satupun anggota DPRD Karawang yang menyamput kedatangan para wakil rakyat dari Sorong ini. Karena pada saat bersamaan, wakil rakyat Karawang pun sedang melakukan studi banding ke luar kota.

Alhasil, kedatangan para wakil rakyat Sorong ini hanya bisa diterima oleh Kabag Umum Hariyadi Sutejo. Yang terkesan ‘mubazir’ dalam kegiatan studi banding wakil rakyat Sorong ini, DPRD Karawang sendiri tidak mampu memberikan informasi mengenai pembuatan batu bata merah non bakar.

Pasalnya, di Karawang sendiri belum ada industri pembuatan batu bata merah non bakar. Karena industri tersebut adanya di Cikarang. Sehingga seharusnya wakil rakyat Sorong ini melakukan studi banding ke DPRD Kabupaten Bekasi, bukan DPRD Karawang.

Sehingga yang terjadi, para wakil rakyat ini hanya bisa sekedar ngobrol-ngobrol biasa dengan Kabag Umum dan beberapa staf DPRD Karawang.

Di kesempatan berbeda saat disinggung kemana para wakil rakyat Karawang saat itu, Sekretaris DPRD Karawang, Agus Mulyana menjelaskan, pada saat ada kunjungan kerja DPRD Kabupaten Sorong, anggota DPRD Karawang sedang melakukan kunjungan ke luar propinsi dan antar Kabupaten.

“Kebetulan, para anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja ada yang ke Jawa Tengah dan antar kabupaten,” kata Agus Mulyana.

Menurutnya, studi banding DPRD Sorong dan DPRD Karawang ini mengalami kesulitan menyesuaikan waktu, mengingat biaya perjalanan baik transportasi dan akomodasi yang tidak mungkin dibatalkan.

“Kami sebetulnya sudah tahu akan ada kunjungan DPRD Kabupaten Sorong, hanya saja mengingat kesulitan menyesuaikan waktu bersama, sehingga penerimaan tamu diberikan kepada sekretariat, dan mereka tidak keberatan,” kata sekwan.(iql)

SHARE