Ditolak 3 Rumah Sakit Karawang, Balita Penderita Leukemia Terbaring Lemas di Rumahnya

oleh -
Hana Haerunnisa (5) warga Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, penderita leukemia yang sudah dua bulan dirawat dengan alat seadanya dirumahnya.

“Kami hanya bisa pasrah dan berharap semoga penyakit Hana anak saya segera sembuh, dan ada jalan keluar agar anak saya betul-betul mendapat perawatan medis,”

BaskomNews.com – Hana Haerunnisa (5) warga Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selama dua bulan ini hanya bisa terbaring dalam keadaan tak berdaya karena penyakit leukemia yang dideritanya.

Anak pertama hasil buah cinta Muhamad Huda dan Bilyana ini terpaksa dirawat di rumahnya. Pasalnya, ketika Hana dibawa ke tiga rumah sakit Karawang, malah mendapat penolakan dengan alasan tidak ada kamar, Selasa (16/7/2019).

Beberapa waktu yang lalu, Hana sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta oleh keluarganya untuk dilakukan operasi, dan kondisi kesehatan Hana pun sempat mengalami peningkatan.

Namun kondisi Hana kembali mengalami penurunan, sehingga sang keluarga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk diperiksa sekaligus meminta surat rujukan agar bisa dibawa lagi ke RSCM Jakarta.

(Kondisi Hana (5) penderita leukemia asal Karawang yang hanya terbaring lemas dirumahnya)

Sayangnya, pihak RSUD Karawang lebih menyarankan agar Hana dibawa kerumah sakit lain. Nahas, dari dua rumah sakit swasta yang disambangi, pihak keluarga Hana malah mendapat penolakan dengan alasan tidak ada ruangan.

“Kami sangat kebingungan dan tidak tahu Hana harus di bawa kemana, setiap hari kondisi Hana terus menurun, terpaksa selama dua bulan Hana kami rawat dirumah dengan peralatan seadanya,” kata Bilyana.

Untuk biaya perawatan sehari-hari Hana, dijelaskan Bilyana, dirinya hanya mengandalkan bantuan dari para donator serta komunitas yang peduli terhadap penyakit yang di derita anak kesayangannya itu.

“Kami hanya bisa pasrah dan berharap semoga penyakit Hana anak saya segera sembuh, dan ada jalan keluar agar anak saya betul-betul mendapat perawatan medis,” pungkas Bilyana. (zay)